BMKG Tegaskan Potensi Hujan dan Cuaca Ekstrem Masih Tinggi di Indonesia Minggu Ini
Sains
Iklim dan Lingkungan
19 Jul 2025
68 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
BMKG memprediksi potensi hujan dalam seminggu ke depan di berbagai wilayah Indonesia.
Fenomena atmosfer seperti MJO dan keberadaan siklon dapat mempengaruhi cuaca ekstrem.
Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca buruk, meskipun beberapa daerah telah memasuki periode kemarau.
BMKG memperkirakan potensi hujan masih tinggi di banyak wilayah Indonesia selama minggu terakhir Juli 2025. Fenomena atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) fase 5 dan gelombang ekuatorial aktif mendorong pertumbuhan awan dan hujan, khususnya di bagian barat Indonesia.
Selain itu, keberadaan bibit siklon di Samudera Hindia dan Laut Filipina meningkatkan risiko terbentuknya sistem cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan hujan lebat, petir, angin kencang hingga gelombang tinggi di sejumlah daerah.
Untuk periode 18-20 Juli 2025, sebagian besar daerah diperkirakan berawan dengan hujan ringan, namun ada kemungkinan hujan sedang sampai lebat di Aceh, Sulawesi Barat, Maluku Pegunungan, Papua, dan wilayah lainnya. Angin kencang diprediksi terjadi di beberapa wilayah seperti Sumatra Utara dan Kalimantan Timur.
Pada periode 21-25 Juli 2025, kondisi cuaca berawan hingga hujan ringan masih tetap terjadi. Jawa Timur berpotensi mengalami hujan lebat, sementara Papua Selatan berpotensi angin kencang. Beberapa wilayah sudah mulai memasuki musim kemarau awal meskipun hujan masih berlangsung.
Karena potensi cuaca ekstrem tetap tinggi, BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap risiko banjir, petir, angin kencang, dan gelombang tinggi terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.



