Penemuan Terkini Ungkap Praktik Menghitamkan Gigi di Vietnam Sudah Ada 2.000 Tahun Lalu
Courtesy of InterestingEngineering

Penemuan Terkini Ungkap Praktik Menghitamkan Gigi di Vietnam Sudah Ada 2.000 Tahun Lalu

Mengungkap asal usul dan usia praktik menghitamkan gigi di Vietnam yang ternyata sudah ada sejak 2.000 tahun lalu, serta membuktikan bahwa teknik tersebut merupakan hasil aplikasi kimia sengaja yang masih dipraktikkan sampai sekarang, guna menghubungkan warisan budaya masa lalu dengan tradisi kontemporer.

14 Feb 2026, 19.49 WIB
10 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Penghitaman gigi di Vietnam memiliki sejarah yang lebih tua dari yang diperkirakan sebelumnya.
  • Teknik penghitaman gigi yang digunakan oleh masyarakat kuno menunjukkan tingkat kecanggihan yang tinggi.
  • Praktik ini mungkin lebih dirayakan dalam konteks budaya kuno dibandingkan stigma yang ada saat ini.
Dong Xa, Vietnam - Para peneliti dari Australian National University berhasil menemukan bukti tertua praktik menghitamkan gigi di situs pemakaman Zaman Besi Dong Xa, Vietnam Utara. Temuan ini menghapus asumsi bahwa tradisi tersebut muncul baru pada akhir abad ke-19 dan menegaskan bahwa praktik ini telah ada sejak lama dalam sejarah budaya Vietnam.
Melalui teknologi canggih seperti scanning electron microscopy dan portable X-ray fluorescence, para ilmuwan menemukan komposisi besi dan belerang di enamel gigi yang membentuk senyawa besi tanin. Ini menandakan bahwa pewarnaan gigi dilakukan secara sengaja dengan mengaplikasikan sebuah pasta khusus, bukan hanya efek samping dari mengunyah pinang.
Untuk memastikan hipotesis mereka, para peneliti melakukan eksperimen dengan melapisi gigi hewan modern menggunakan campuran tinta besi-gall sesuai resep tradisional Vietnam. Hasilnya sangat mirip dengan temuan arkeologis, membuktikan bahwa teknik kompleks ini memang telah diterapkan sejak masa kuno.
Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Zaman Besi memiliki akses luas ke sumber besi dan belerang, yang mereka gunakan dengan metode kimia rumit, termasuk pemanasan ekstrak tanaman kaya tanin untuk membuat pasta yang diaplikasikan ke gigi hingga mengilap. Proses ini menunjukkan tingkat inovasi dan pemahaman kimia yang tinggi pada masa itu.
Lebih jauh, penelitian ini mengungkap bahwa tradisi penghitaman gigi bukanlah praktik yang tersembunyi atau ditekan, melainkan mungkin sebuah simbol kebanggaan budaya yang dirayakan oleh masyarakat kuno, berbeda dengan pandangan modern yang sering menilai praktik ini secara negatif.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/science/burial-produces-oldest-evidence-of-tooth-blackening

Analisis Ahli

Yue Zhang
"Penghitaman gigi adalah hasil proses kimia yang rumit dan disengaja, menunjukan tingkat pengetahuan teknologi masyarakat Zaman Besi Vietnam yang maju."

Analisis Kami

"Penggunaan teknologi modern dalam menguak rahasia budaya kuno menunjukkan pentingnya pendekatan lintas disiplin dalam penelitian arkeologi. Temuan ini juga menantang perspektif Barat yang sering merendahkan praktik lokal dengan memperlihatkan bagaimana budaya tradisional sebenarnya sangat cerdas dan berakar kuat dalam sejarah masyarakatnya."

Prediksi Kami

Penelitian ini dapat membuka minat baru untuk meneliti praktik budaya tradisional lain di Asia Tenggara menggunakan metode ilmiah modern, serta melestarikan dan menghidupkan kembali tradisi penghitaman gigi sebagai warisan budaya yang berharga.