Temuan Cap Tangan Tertua Dunia di Sulawesi Mengungkap Sejarah Manusia Purba
Courtesy of CNBCIndonesia

Temuan Cap Tangan Tertua Dunia di Sulawesi Mengungkap Sejarah Manusia Purba

Mengungkap dan mempublikasikan temuan gambar cadas tertua di dunia yang membuktikan seni simbolik manusia modern berusia setidaknya 67.800 tahun di Sulawesi, serta memperkuat pemahaman jalur migrasi manusia dan posisi Indonesia dalam kajian prasejarah global.

14 Feb 2026, 14.41 WIB
291 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Penemuan gambar cadas di Sulawesi Tenggara memperkuat posisi Indonesia dalam kajian prasejarah global.
  • Kolaborasi internasional antara BRIN dan universitas Australia menghasilkan temuan penting dalam penelitian seni prasejarah.
  • Teknik penanggalan yang presisi mengungkapkan usia seni cadas yang lebih tua dari yang diperkirakan sebelumnya.
Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, Indonesia - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil menemukan gambar cadas tertua di dunia berupa cap tangan manusia yang diperkirakan berusia setidaknya 67.800 tahun. Temuan ini ditemukan di situs Leang Metanduno, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara dan dipublikasikan dalam jurnal Nature.
Penelitian ini menunjukkan bahwa seni cadas tidak hanya terbatas pada stensil cap tangan, tetapi juga mencerminkan hubungan manusia dengan hewan, alam, dan aktivitas sosial, memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kehidupan manusia purba.
Kolaborasi penelitian antara BRIN dengan Griffith University dan Southern Cross University Australia menggunakan teknik terbaru seperti penanggalan laser-ablation uranium-series untuk memastikan umur lukisan gua tersebut dengan presisi tinggi.
Temuan ini menegaskan posisi strategis Indonesia sebagai koridor utama jalur migrasi manusia modern awal yang melintasi Asia Tenggara dan menuju Australia melalui dua rute utama, sehingga membuka wawasan baru tentang sejarah migrasi dan seni simbolik manusia.
Penemuan ini tidak hanya penting bagi ilmu arkeologi Indonesia tetapi juga bagi dunia karena memperkuat pemahaman tentang sejarah seni tertua dan jalur migrasi manusia modern di kawasan Asia-Pasifik.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260214123820-38-711191/penampakan-cap-tangan-manusia-berusia-67800-tahun-ditemukan-di-ri

Analisis Ahli

Adhi Agus Octavian
"Penemuan ini sangat penting karena mengungkap sejarah seni simbolik manusia modern dan memperkuat posisi Indonesia dalam pemahaman migrasi manusia."
Maxime Aubert
"Teknik penanggalan LA–U-series memberikan hasil yang presisi dan membuka metode baru dalam menentukan usia lukisan gua pra-sejarah."

Analisis Kami

"Penemuan gambar cadas tertua ini menegaskan bahwa Indonesia adalah pusat krusial peradaban manusia purba yang harus diperhatikan dunia. Ini bukan hanya soal seni, tapi juga membuka wawasan tentang bagaimana manusia awal berinteraksi dengan lingkungan dan satu sama lain, suatu aspek yang selama ini masih minim data solid."

Prediksi Kami

Penemuan ini akan mendorong penelitian arkeologi lanjutan di Indonesia dan kawasan Asia-Pasifik yang dapat mengungkap sejarah seni dan migrasi manusia lebih rinci, serta meningkatkan pengakuan internasional terhadap warisan prasejarah Indonesia.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang ditemukan di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara?
A
Ditemukan gambar cadas berupa cap tangan manusia yang berusia setidaknya 67.800 tahun.
Q
Siapa yang melakukan penelitian kolaboratif tentang gambar cadas?
A
Penelitian kolaboratif dilakukan oleh BRIN, Griffith University, dan Southern Cross University.
Q
Apa judul publikasi yang menjelaskan temuan gambar cadas tertua?
A
Judul publikasi tersebut adalah 'Rock art from at least 67,800 years ago in Sulawesi'.
Q
Apa teknik yang digunakan untuk menentukan usia lukisan prasejarah?
A
Teknik yang digunakan adalah penanggalan laser-ablation uranium-series (LA–U-series).
Q
Mengapa Indonesia dianggap sebagai pusat penting dalam sejarah awal seni simbolik?
A
Indonesia dianggap sebagai pusat penting karena menjadi koridor utama pergerakan manusia modern sejak ribuan tahun lalu.