Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penemuan Mikroba Hidup dalam Batu Berusia 2 Miliar Tahun Membuka Rahasia Evolusi Kehidupan

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
26 Sep 2025
275 dibaca
2 menit
Penemuan Mikroba Hidup dalam Batu Berusia 2 Miliar Tahun Membuka Rahasia Evolusi Kehidupan

Rangkuman 15 Detik

Penemuan batu berusia 2 miliar tahun yang mengandung mikro-organisme hidup adalah hal yang sangat mengejutkan.
Penelitian ini dapat membuka peluang untuk memahami evolusi biologi awal di Bumi.
Ada hubungan antara penemuan di Bumi dan pencarian kehidupan di Mars, yang dapat memberikan wawasan baru.
Para ilmuwan menemukan mikro-organisme yang masih hidup di dalam batuan berusia 2 miliar tahun yang diperoleh dari pengeboran ultra dalam di Afrika Selatan. Penemuan ini sangat mengejutkan karena sebelumnya mikroba hidup hanya ditemukan pada batuan yang berusia hingga 100 juta tahun. Mikroba yang ditemukan ini diduga mengalami evolusi yang sangat lambat, sehingga memudahkan para peneliti untuk mempelajari genetika dan evolusi kehidupan awal di Bumi. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Microbial Ecology dan dipimpin oleh Yohey Suzuki dari University of Tokyo. Temuan ini penting karena membuka peluang untuk mempelajari bagaimana kehidupan bertahan dan beradaptasi di lingkungan ekstrem serta bagaimana proses evolusi mikroba terjadi sejak miliaran tahun lalu. Hal ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai asal usul kehidupan di planet kita. Selain itu, ada kaitan menarik antara temuan ini dengan misi NASA di Mars yang membawa kembali sampel batuan dari planet tersebut. Sampel Mars tersebut diduga berusia sama dengan batuan yang ditemukan di Afrika Selatan, sehingga memungkinkan perbandingan dan penelitian lebih lanjut tentang kehidupan di luar Bumi. Para peneliti internasional percaya bahwa mempelajari mikroba dari batuan kuno ini dapat membantu upaya pencarian kehidupan lain di alam semesta. Penemuan ini memberikan harapan dan motivasi baru dalam eksplorasi ruang angkasa dan penelitian biologi ekstrem.

Analisis Ahli

Yohey Suzuki
Menemukan mikroba di batuan sangat tua dapat membantu kita memahami evolusi kehidupan di era awal Bumi dan memotivasi penelitian terkait sampel Mars.