
Courtesy of CNBCIndonesia
Konsumsi Daging Moderat Tingkatkan Peluang Hidup Lansia Hingga 100 Tahun
Mengungkap bahwa konsumsi makanan hewani dalam jumlah moderat pada lansia, terutama yang memiliki berat badan kurang, dapat meningkatkan peluang hidup hingga usia 100 tahun tanpa bertentangan dengan diet nabati yang sehat.
05 Feb 2026, 07.35 WIB
203 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pola makan yang baik sangat penting untuk mencapai usia panjang, terutama pada lansia.
- Konsumsi daging dengan moderat dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi lansia.
- Diet nabati tetap aman dan sehat jika direncanakan dengan baik sesuai kebutuhan usia.
Jakarta, Indonesia - Sebuah studi nasional di China melibatkan lebih dari 5.000 lansia usia 80 tahun ke atas selama 20 tahun meneliti hubungan antara pola makan dan peluang hidup hingga usia 100 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa lansia yang mengonsumsi daging cenderung memiliki peluang lebih tinggi untuk menjadi centenarian dibandingkan mereka yang tidak makan daging sama sekali.
Namun, peneliti menekankan bahwa hasil ini tidak berarti diet berbasis nabati tidak sehat. Sebaliknya, pada lansia, kebutuhan nutrisi berubah signifikan karena risiko malnutrisi, penurunan massa otot, dan kepadatan tulang yang meningkat, sehingga protein dan nutrisi esensial menjadi sangat penting untuk dipenuhi.
Menariknya, pengaruh konsumsi daging terhadap peluang hidup panjang hanya ditemukan pada lansia yang memiliki berat badan kurang. Pada mereka yang berat badannya normal, tidak ada perbedaan signifikan antara yang makan dan tidak makan daging. Ini menandakan pentingnya kondisi tubuh saat memilih pola makan.
Selain itu, lansia yang mengonsumsi sumber protein hewani lain seperti ikan, telur, dan produk susu memiliki peluang hidup yang sebanding dengan pemakan daging. Nutrisi seperti vitamin B12, kalsium, dan vitamin D yang didapat dari sumber ini juga mendukung kesehatan lansia secara optimal.
Kesimpulannya, konsumsi makanan hewani dalam porsi moderat dapat membantu mencegah malnutrisi dan kekurangan protein pada lansia, tetapi diet nabati juga tetap merupakan pilihan sehat asalkan direncanakan dengan memperhatikan kebutuhan usia. Pola makan harus disesuaikan dengan perubahan kebutuhan nutrisi sepanjang hidup manusia.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260205070631-37-708313/makan-daging-panjang-umur-hidup-lebih-panjang-dari-vegetarian
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260205070631-37-708313/makan-daging-panjang-umur-hidup-lebih-panjang-dari-vegetarian
Analisis Ahli
Dr. Michael Greger
"Diet berbasis nabati memang bermanfaat, tetapi fokus pada kualitas dan kecukupan nutrisi sangat penting terutama pada lansia untuk menghindari malnutrisi."
Prof. Dariush Mozaffarian
"Penelitian ini menunjukkan perlunya penyesuaian pola makan seiring bertambahnya usia, terutama dalam meningkatkan asupan protein hewani yang berkualitas tinggi untuk memperlambat penurunan fungsi fisik."
Analisis Kami
"Temuan ini menggarisbawahi pentingnya personalisasi pola makan sesuai kondisi kesehatan dan usia seseorang. Saya percaya bahwa pendekatan one-size-fits-all untuk diet lansia kurang tepat, dan asupan protein berkualitas tinggi merupakan kunci dalam menjaga kualitas hidup di usia lanjut."
Prediksi Kami
Di masa depan, panduan nutrisi untuk lansia akan semakin menekankan asupan protein hewani dalam jumlah moderat, terutama untuk mereka yang berisiko malnutrisi, sambil tetap mendukung diet nabati yang seimbang.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang mempengaruhi peluang manusia untuk hidup hingga usia 100 tahun?A
Pola makan, khususnya pada usia lanjut, mempengaruhi peluang manusia untuk hidup hingga usia 100 tahun.Q
Apa hasil penelitian mengenai konsumsi daging pada lansia?A
Penelitian menunjukkan bahwa lansia yang mengonsumsi daging memiliki peluang lebih tinggi untuk mencapai usia panjang dibanding mereka yang tidak makan daging.Q
Mengapa kebutuhan nutrisi lansia berbeda dibandingkan usia produktif?A
Kebutuhan nutrisi lansia berbeda karena penurunan massa otot, kepadatan tulang, dan nafsu makan yang meningkatkan risiko malnutrisi.Q
Apa yang ditemukan mengenai diet tanpa daging pada lansia dengan berat badan kurang?A
Hubungan antara diet tanpa daging dan peluang hidup hingga 100 tahun ditemukan hanya pada lansia dengan berat badan kurang.Q
Apa kesimpulan para peneliti mengenai diet nabati dan konsumsi makanan hewani?A
Para peneliti menyimpulkan bahwa konsumsi makanan hewani dalam jumlah moderat dapat membantu mencegah kekurangan gizi pada usia sangat lanjut.




