
Courtesy of CNBCIndonesia
Pemanasan Global Percepat Hujan Musim Dingin dan Banjir Parah di Eropa Utara
Memberikan informasi tentang perubahan pola curah hujan musim dingin di Eropa Utara akibat pemanasan global dan dampaknya terhadap risiko banjir dan kekeringan, agar masyarakat dan pemerintah dapat memahami dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan iklim tersebut.
12 Feb 2026, 10.00 WIB
2 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Hujan musim dingin di Eropa Utara mengalami peningkatan yang lebih cepat dari yang diperkirakan karena pemanasan global.
- Curah hujan di cekungan Mediterania menyusut, yang menyebabkan masalah kekeringan yang lebih serius.
- Model iklim yang ada mungkin tidak mencerminkan realitas sepenuhnya, sehingga risiko banjir di Eropa Utara menjadi lebih besar.
Eropa Utara, Inggris - Penelitian terbaru dari Universitas Newcastle menemukan bahwa curah hujan musim dingin di kawasan Eropa Utara, termasuk Inggris, meningkat lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. Perubahan ini disebabkan oleh pemanasan global yang diakibatkan oleh aktivitas manusia sejak tahun 1950 hingga 2024.
Peningkatan curah hujan yang tidak biasa ini menyebabkan musim dingin menjadi lebih basah dan meningkatkan risiko banjir di wilayah Eropa Utara. Sebaliknya, wilayah cekungan Mediterania mengalami penurunan curah hujan yang menyebabkan kekeringan lebih parah, yang dapat merugikan sektor pertanian dan persediaan air.
Para ilmuwan menggunakan teknik penyesuaian dinamis untuk menganalisis pola curah hujan harian dengan menghilangkan pengaruh perubahan jalur badai. Mereka menemukan bahwa peran arus jet Atlantik Utara sangat penting karena mengarahkan badai ke Eropa Utara sehingga curah hujan menjadi lebih intens.
Hasil penelitian ini memperingatkan bahwa risiko banjir musim dingin saat ini lebih besar dari yang ditampilkan oleh model iklim yang digunakan pemerintah. Model-model ini masih menyederhanakan banyak proses penting sehingga perlu pembaruan agar perencanaan pertahanan banjir dan sistem air menjadi lebih efektif.
Perubahan curah hujan ini akan menuntut perhatian khusus untuk mengelola bencana banjir di Eropa Utara dan mengatasi kekeringan di wilayah Mediterania agar dampak negatif pada kehidupan sehari-hari, pertanian, dan ketersediaan air dapat diminimalkan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260212092832-37-710474/pola-hujan-sudah-berubah-total-musim-banjir-makin-sering
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260212092832-37-710474/pola-hujan-sudah-berubah-total-musim-banjir-makin-sering
Analisis Ahli
Hayley Fowler
"Perubahan curah hujan musim dingin meningkat lebih cepat dari perkiraan, dan kita harus segera mempertimbangkan risiko ini dalam perencanaan infrastruktur dan mitigasi bencana."
Analisis Kami
"Percepatan peningkatan curah hujan musim dingin ini menandai kebutuhan mendesak untuk memperbarui model iklim agar lebih akurat mencerminkan realitas yang terjadi. Jika tidak, kebijakan penanggulangan bencana dan pengelolaan sumber daya air akan sulit diadaptasi dengan baik, berpotensi menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi yang besar."
Prediksi Kami
Musim dingin di Eropa Utara akan semakin basah dengan risiko banjir parah yang meningkat, sementara wilayah Mediterania akan terus mengalami kekeringan yang merugikan pertanian dan persediaan air.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan dalam penelitian mengenai hujan di musim dingin di Eropa Utara?A
Penelitian menemukan bahwa hujan di musim dingin di Eropa Utara menjadi lebih basah lebih cepat dari yang diperkirakan.Q
Siapa yang memimpin penelitian ini?A
Penelitian ini dipimpin oleh James Carruthers dari Universitas Newcastle.Q
Apa dampak pemanasan global terhadap curah hujan di Eropa Utara?A
Pemanasan global menyebabkan curah hujan di Eropa Utara meningkat lebih cepat dari proyeksi model iklim.Q
Mengapa curah hujan di cekungan Mediterania menyusut?A
Curah hujan di cekungan Mediterania menyusut karena pergeseran pola cuaca yang menyebabkan kekeringan lebih parah.Q
Apa risiko yang lebih besar yang dihadapi Eropa Utara akibat perubahan pola hujan?A
Risiko yang dihadapi Eropa Utara mencakup banjir dengan intensitas yang tinggi dan parah.




