Bintang Raksasa WOH G64 Mungkin Belum Siap Meledak Supernova Sekarang
Courtesy of LiveScience

Bintang Raksasa WOH G64 Mungkin Belum Siap Meledak Supernova Sekarang

Memberikan pemahaman terbaru bahwa WOH G64, bintang super raksasa merah yang diprediksi akan segera meledak supernova, sebenarnya masih bertahan dan mungkin dipengaruhi oleh keberadaan bintang pendamping yang menarik gasnya, sehingga memperpanjang umur bintang tersebut.

04 Feb 2026, 23.56 WIB
91 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • WOH G64 mungkin tidak segera meledak sebagai supernova seperti yang diperkirakan.
  • Penemuan titanium oksida menunjukkan bahwa WOH G64 tetap sebagai supergiant merah.
  • WOH G64 mungkin adalah bagian dari sistem biner yang kompleks.
Large Magellanic Cloud, Dwarf Galaxy - WOH G64 adalah bintang super raksasa merah yang sangat besar dan terang, ditemukan di Galaksi Awan Magellan Besar sekitar 163.000 tahun cahaya dari Bumi. Karena ukurannya yang sangat besar, para astronom sebelumnya memperkirakan bintang ini akan segera meledak sebagai supernova.
Dalam beberapa tahun terakhir, bintang ini tampak meredup yang menandakan bahwa WOH G64 mungkin sedang kehilangan lapisan gas terluarnya dan berubah menjadi jenis bintang yang lebih kecil dan lebih panas, yaitu kuning hiper raksasa. Proses ini biasanya merupakan tanda bahwa supernova akan terjadi.
Namun, pengamatan terbaru dengan menggunakan teleskop sangat canggih di Afrika Selatan menunjukkan bahwa WOH G64 masih punya tanda-tanda sebagai bintang super raksasa merah, terutama dengan ditemukannya titanium oksida yang hanya ditemukan di tipe bintang tersebut.
Para peneliti menduga WOH G64 sebenarnya memiliki bintang pendamping yang lebih kecil yang sedang menarik gas dari bintang besar tersebut ke dalam cakram gas yang mengelilinginya. Hal ini membuat WOH G64 tetap seperti super raksasa merah meskipun ada tanda-tanda perubahan dan pelepasan materi.
Temuan ini mengubah pemahaman kita tentang bagaimana bintang raksasa bisa berevolusi dan memperpanjang masa hidupnya. Karena itu, astronom masih memperhatikan WOH G64 untuk mengetahui kapan tepatnya bintang ini akan meledak supernova.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/space/astronomy/behemoth-star-previously-thought-to-be-dying-is-rising-from-the-ashes-like-a-pheonix

Analisis Ahli

Jacco van Loon
"Penemuan titanium oksida dalam atmosfer WOH G64 menandakan bahwa bintang ini masih dalam tahap super raksasa merah dan bukan kuning hiper raksasa sebagaimana teori sebelumnya."

Analisis Kami

"Penemuan adanya bintang pendamping yang mempengaruhi perilaku WOH G64 menunjukkan bahwa evolusi bintang super raksasa merah lebih kompleks daripada yang kita pahami sebelumnya. Ini mengharuskan kita untuk mempertimbangkan lebih serius efek bintang binari dalam studi kematian bintang besar dan supernova."

Prediksi Kami

WOH G64 mungkin akan bertahan lebih lama dari prediksi awal dan ledakan supernova-nya bisa terjadi lebih lambat karena efek interaksi bintang pendamping yang mempengaruhi pelepasan gas dan evolusi bintang tersebut.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang terjadi pada WOH G64 menurut penelitian baru?
A
Penelitian baru menunjukkan bahwa WOH G64 mungkin tidak akan meledak sebagai supernova dan sedang dikanibal oleh pasangan bintang yang lebih kecil.
Q
Mengapa para ilmuwan awalnya percaya bahwa WOH G64 akan meledak sebagai supernova?
A
Para ilmuwan percaya bahwa WOH G64 akan meledak karena bintang ini menjadi lebih redup dan tampak sedang bertransisi menjadi hiperg radas kuning.
Q
Apa yang ditemukan oleh tim peneliti menggunakan Southern African Large Telescope?
A
Tim peneliti menemukan adanya titanium oksida di atmosfer WOH G64, yang menunjukkan bahwa bintang tersebut masih merupakan supergiant merah.
Q
Apa yang dapat diasumsikan mengenai sistem biner yang mungkin melibatkan WOH G64?
A
WOH G64 mungkin merupakan bagian dari sistem biner, di mana bintang kecil yang bersinar biru menarik lapisan luar WOH G64 ke dalam disk circumstellar.
Q
Mengapa penelitian ini penting dalam konteks astronomi?
A
Penelitian ini penting karena memberikan wawasan baru tentang evolusi bintang raksasa dan memperbaiki pemahaman kita tentang proses supernova.