TLDR
PHK besar-besaran terjadi di sektor teknologi dan perusahaan lain di awal tahun 2026. Perusahaan-perusahaan seperti Amazon, Meta, dan Pinterest melakukan pemecatan untuk efisiensi dan fokus pada teknologi baru seperti AI. Pengurangan karyawan juga terjadi di sektor lain seperti distribusi dan keuangan, menunjukkan tren global dalam efisiensi operasional. Awal tahun 2026 disambut dengan kabar buruk bagi ribuan pekerja di Amerika Serikat, karena sejumlah perusahaan besar memutuskan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja secara besar-besaran. PHK ini terjadi terutama di sektor teknologi dan mulai terasa dampaknya di sektor lain seperti ritel dan jasa keuangan.Amazon menjadi yang paling terdampak dengan pemangkasan sebanyak 16.000 posisi kerja di berbagai negara. Sementara Meta memutuskan memecat 1,5 ribu karyawan di Reality Labs, menandai langkah mundur pada proyek Metaverse mereka yang dulu sangat ambisius.Pinterest mengurangi sekitar 780 pekerja untuk mendukung fokus mereka pada pengembangan kecerdasan buatan (AI). Autodesk juga melakukan efisiensi dengan memecat 1.000 orang, dan Angi menyusul dengan 350 pekerja yang dirumahkan karena integrasi AI dalam operasi mereka.Tidak hanya sektor teknologi yang terdampak, perusahaan besar lain seperti Nike juga melakukan PHK sebanyak 775 karyawan, terutama di pusat distribusi. Citigroup yang berencana mengurangi 20 ribu karyawan dalam dua tahun terakhir juga melaksanakan pengurangan sekitar 1.000 orang saat ini.Tren PHK ini menunjukkan adanya perubahan besar dalam dunia kerja yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan kebutuhan efisiensi biaya. Para pekerja yang terdampak perlu mendapatkan perhatian khusus agar mampu beradaptasi dengan perubahan dan mendapatkan peluang baru ke depan.