Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Lonjakan PHK di AS 2025: AI dan Efisiensi Jadi Pemicu Utama

Teknologi
Kecerdasan Buatan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
07 Nov 2025
265 dibaca
2 menit
Lonjakan PHK di AS 2025: AI dan Efisiensi Jadi Pemicu Utama

Rangkuman 15 Detik

PHK di AS meningkat tajam akibat pemangkasan biaya dan adopsi AI.
Industri teknologi paling terdampak oleh pemecatan karyawan.
Perusahaan seperti Accenture dan Klarna melakukan PHK untuk meningkatkan keterampilan di bidang AI.
Pada Oktober 2025, Amerika Serikat mengalami lonjakan besar dalam jumlah pegawai yang di-PHK. Data dari Challenger, Gray & Christmas menunjukkan ada 153.074 PHK dalam satu bulan saja, naik 175% dibanding tahun sebelumnya. Penyebab utama PHK ini adalah upaya perusahaan mengurangi biaya dan penggunaan kecerdasan buatan atau AI. Selama 10 bulan pertama 2025, total PHK mencapai 1.099.500 orang, meningkat 55% dibanding periode sama tahun lalu. Industri teknologi memimpin PHK terbanyak, diikuti oleh sektor pengecer dan jasa. Kebijakan pemerintah AS melalui Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE) yang dipimpin Elon Musk juga mendorong pemangkasan anggaran di sektor federal. Sejumlah perusahaan besar, seperti Accenture, memecat pekerja yang tidak bisa mengembangkan kemampuan AI. Salesforce bahkan menggunakan AI untuk melakukan setengah pekerjaan peran dukungan pelanggan, yang berujung pemecatan 4.000 pegawai dukungan pada September. Klarna memotong 40% tenaga kerjanya karena mengadopsi alat AI secara agresif. Duolingo juga menggantikan pekerja kontrak dengan teknologi AI. Efek dari adopsi teknologi ini memperlihatkan bagaimana AI dapat menggantikan peran manusia pada bidang tertentu, menimbulkan tantangan sosial terkait pekerjaan dan pengembangan kemampuan manusia di masa depan. Meski jumlah PHK tahun 2025 meningkat signifikan, levelnya masih belum melampaui tahun 2020 yang tertinggi akibat pandemi. Namun tren ini menunjukkan perubahan besar dalam cara perusahaan menjalankan bisnis, menuntut tenaga kerja untuk terus menyesuaikan diri agar tetap relevan.

Analisis Ahli

Andy Challenger
PHK yang terjadi merupakan koreksi pasar setelah lonjakan perekrutan pasca pandemi, yang diperparah dengan adopsi AI dan kebutuhan efisiensi.
Elon Musk
Pengembangan AI dan efisiensi pemerintahan adalah kunci untuk masa depan ekonomi yang berkelanjutan, meskipun menimbulkan tantangan sosial.