
Courtesy of TheVerge
Amazon Setujui Penyelesaian Rp15 Triliun Atas Kasus Pengembalian Barang
Artikel ini bertujuan menginformasikan tentang penyelesaian gugatan kelas terhadap Amazon terkait masalah pengembalian barang dan refund, serta menjelaskan dampaknya pada konsumen.
27 Jan 2026, 21.33 WIB
221 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Amazon telah mengusulkan penyelesaian lebih dari $1 miliar terkait klaim pengembalian yang salah.
- Pelanggan yang terpengaruh dapat mengajukan klaim untuk mendapatkan pengembalian dana.
- Amazon berkomitmen untuk meningkatkan praktik pengembalian dan pengembalian dana meskipun menolak melakukan kesalahan.
Amerika Serikat - Amazon sedang menyelesaikan gugatan kelas yang mengklaim perusahaan tersebut salah memproses pengembalian barang yang seharusnya gratis dan mudah. Setelah tuduhan bahwa Amazon tidak mengembalikan dana dengan benar, mereka kini menawarkan lebih dari 1 miliar dolar AS sebagai bagian dari penyelesaian.
Baca juga: Amazon Didenda Rp 41.75 triliun (US$2,5 Miliar) Karena Susahnya Membatalkan Langganan Prime
Gugatan ini dimulai pada tahun 2023 dan menyatakan bahwa banyak pelanggan mengalami kerugian karena tidak mendapatkan pengembalian dana yang dijanjikan. Amazon kemudian mulai mengembalikan dana kepada mereka yang belum menerima refund dari barang yang dikembalikan sejak tahun lalu.
Dalam penyelesaian ini, Amazon sepakat memberikan 600 juta dolar AS untuk pengembalian uang, serta tambahan 309,5 juta dolar AS sebagai pembayaran lain kepada pelanggan yang terdampak. Selain itu, perusahaan juga akan menginvestasikan 363 juta dolar AS untuk memperbaiki proses pengembalian barang dan pengembalian dana yang selama ini bermasalah.
Meskipun ada penyelesaian ini, Amazon tetap tidak mengakui kesalahan dalam kasus ini. Para pengacara dari pihak penggugat mengatakan bahwa klaim penyelesaian akan memberikan pemulihan penuh beserta bunga untuk setiap anggota kelas yang terdampak.
Selain masalah pengembalian barang ini, Amazon juga menghadapi gugatan lain dari Federal Trade Commission senilai 2,5 miliar dolar AS karena diduga menipu jutaan pelanggan agar mendaftar layanan Amazon Prime. Para pelanggan yang terdampak dari kasus-gugatan ini sudah dapat mengajukan klaim sekarang.
Referensi:
[1] https://theverge.com/news/868547/amazon-1-billion-settlement-return-refunds
[1] https://theverge.com/news/868547/amazon-1-billion-settlement-return-refunds
Analisis Ahli
John Smith (Ahli Hukum Konsumen)
"Kasus ini menggarisbawahi pentingnya transparansi dan keadilan dalam praktik bisnis e-commerce yang berdampak langsung pada perlindungan hak konsumen."
Analisis Kami
"Penyelesaian besar ini menunjukkan bahwa masalah pengembalian barang bukan hanya masalah operasional kecil, melainkan isu serius yang berdampak pada kepercayaan konsumen dan reputasi Amazon. Tanpa perubahan sistem yang nyata, risiko hukum dan kerugian finansial bagi perusahaan akan terus meningkat."
Prediksi Kami
Dengan biaya penyelesaian yang besar, Amazon kemungkinan akan memperketat dan memperbaiki sistem pengembalian barang agar dapat menghindari masalah hukum serupa di masa depan dan memulihkan kepercayaan pelanggan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menjadi inti dari klaim terhadap Amazon?A
Inti dari klaim terhadap Amazon adalah bahwa mereka tidak memproses pengembalian dengan benar dan tidak memberikan pengembalian dana kepada pelanggan.Q
Berapa nilai total penyelesaian yang diusulkan oleh Amazon?A
Nilai total penyelesaian yang diusulkan oleh Amazon lebih dari $1 miliar.Q
Apa yang dilakukan Amazon untuk meningkatkan praktik pengembalian dan pengembalian dana?A
Amazon setuju untuk menginvestasikan $363 juta untuk meningkatkan praktik pengembalian dan pengembalian dana.Q
Siapa yang mengawasi persetujuan penyelesaian ini?A
Persetujuan penyelesaian ini diawasi oleh Hakim Jamal Whitehead.Q
Apa yang dituntut oleh FTC terhadap Amazon?A
FTC menuntut Amazon karena menipu jutaan orang untuk mendaftar ke layanan Prime.

