Amazon Bayar 2,5 Miliar Gara-gara Trik Menipu Pelanggan Berlangganan Prime
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
25 Sep 2025
181 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Amazon setuju untuk membayar denda besar sebagai bagian dari penyelesaian gugatan FTC.
FTC menuntut perubahan signifikan dalam proses pendaftaran dan pembatalan langganan Prime.
Praktik 'dark patterns' yang digunakan oleh Amazon untuk menarik pelanggan kini harus diubah sesuai dengan peraturan FTC.
Amazon telah menyepakati pembayaran sebesar 2,5 miliar dolar AS sebagai penyelesaian gugatan dari Federal Trade Commission (FTC). Gugatan ini muncul karena Amazon dituduh memanfaatkan taktik menipu untuk menarik jutaan pelanggan agar berlangganan layanan Prime tanpa persetujuan yang jelas dan membuat proses pembatalan jadi sangat sulit.
Dari jumlah pembayaran itu, 1 miliar dolar AS akan diberikan sebagai denda, sementara 1,5 miliar dolar AS sisanya akan dikembalikan kepada sekitar 35 juta pelanggan yang terdampak oleh proses pendaftaran yang dianggap menipu tersebut. Selain membayar, Amazon juga harus menghentikan praktik yang dianggap melanggar hukum terkait pendaftaran dan pembatalan langganan Prime.
FTC mengungkapkan bahwa Amazon menggunakan 'dark patterns' yang membuat pelanggan terperangkap dalam langganan dengan tombol yang membingungkan dan proses pembatalan yang rumit. Kini, Amazon wajib menyediakan tombol yang jelas dan mudah untuk menolak langganan Prime saat proses pendaftaran, sehingga konsumen bisa menolak dengan mudah tanpa kebingungan.
Penting juga bahwa Amazon harus menyederhanakan proses pembatalan langganan dengan langkah-langkah yang sama mudahnya seperti saat pelanggan pertama kali mendaftar Prime. Selain itu, Amazon wajib memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami mengenai biaya, ketentuan langganan, dan cara pembatalan selama proses pendaftaran agar tidak ada lagi kebingungan di kemudian hari.
Gugatan ini sudah menyelesaikan satu kasus hukum dari FTC terhadap Amazon, tetapi FTC juga mengajukan gugatan antitrust lain yang menuduh Amazon menghukum penjual yang menawarkan harga lebih murah di luar marketplace Amazon. Gugatan antitrust ini dijadwalkan untuk disidangkan pada tahun 2027, yang menandakan perjuangan hukum Amazon terhadap pengawasan regulator masih akan berlanjut.
Analisis Ahli
Andrew Ferguson
Amazon menggunakan jebakan langganan yang canggih untuk memanipulasi konsumen agar tetap berlangganan Prime dan membuat mereka sulit membatalkan keanggotaannya.

