Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Amazon Melanggar Aturan Konsumen, Pengadilan Desak Perbaiki Cara Daftar Prime

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
YahooFinance YahooFinance
19 Sep 2025
130 dibaca
2 menit
Amazon Melanggar Aturan Konsumen, Pengadilan Desak Perbaiki Cara Daftar Prime

Rangkuman 15 Detik

Putusan pengadilan dapat mengubah cara Amazon mengelola pendaftaran langganan.
FTC berfokus pada perlindungan konsumen dalam praktik bisnis perusahaan besar.
Pelanggan Amazon mungkin mendapatkan hak yang lebih baik terkait dengan pembatalan langganan.
Amazon dikenal menggunakan strategi berlangganan Prime yang sangat menguntungkan dan menjadi pusat model bisnisnya dengan pendapatan besar setiap kuartal dari langganan. Namun, baru-baru ini muncul masalah karena proses pendaftaran Prime dinilai tidak transparan, terutama karena Amazon meminta data pembayaran sebelum memberikan informasi lengkap tentang syarat langganan. Sebuah pengadilan di Amerika Serikat memutuskan Amazon melanggar hukum perlindungan konsumen bernama Restore Online Shoppers Confidence Act (ROSCA). Keputusan ini membuka peluang untuk gugatan lanjutan yang diajukan oleh Federal Trade Commission (FTC) dengan kemungkinan dua eksekutif Amazon bertanggung jawab langsung atas pelanggaran tersebut. FTC menilai proses pembatalan langganan Amazon sulit sehingga banyak pelanggan terjebak dan tidak bisa mudah berhenti berlangganan. Jika gugatan ini menang, konsumen bisa mendapatkan kompensasi sesuai hasil persidangan. Namun, Amazon menolak tuduhan tersebut dan mengklaim proses pembatalan sudah jelas dan mudah. Pendapatan Amazon di sektor layanan berlangganan terus meningkat, mencapai 12,21 miliar dolar AS pada kuartal kedua 2025, tumbuh 12% dibanding tahun sebelumnya. Pendapatan ini juga mengangkat bisnis iklan dan layanan penjual pihak ketiga yang bergantung pada keaktifan anggota Prime untuk meningkatkan transaksi dan pendapatan. Putusan ini berpotensi mempengaruhi Amazon secara besar karena mereka harus membuat proses pendaftaran dan pembatalan lebih transparan dan mudah bagi pelanggan, yang bisa menurunkan jumlah pelanggan baru dan meningkatkan pelanggan yang berhenti berlangganan, sehingga berdampak pada pendapatan iklan dan bisnis pihak ketiga yang terkait.

Analisis Ahli

Shoshana Zuboff
Kasus ini mencerminkan ketegangan antara model bisnis berbasis data besar dan perlindungan konsumen, yang harus diatur agar tidak merugikan pelanggan.
Rohit Chopra
Regulasi yang lebih ketat terhadap praktik langganan digital penting untuk memastikan konsumen memiliki kontrol dan kejelasan penuh saat membeli layanan.