
Courtesy of Forbes
Kenapa Merek Anda Lebih Penting daripada AI dalam Menyelamatkan Bisnis
Menunjukkan bahwa dalam dunia yang serba AI, nilai dan kekuatan utama bisnis terletak pada ekuitas merek yang tidak bisa digantikan oleh AI, serta mengarahkan strategi perusahaan untuk memanfaatkan AI sebagai alat memperkuat merek, bukan hanya efisiensi biaya.
27 Jan 2026, 17.52 WIB
218 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Nilai merek adalah aset strategis yang tidak dapat ditiru oleh AI.
- Investasi dalam merek dapat menghasilkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan dengan pesaing.
- Perusahaan harus menggunakan efisiensi AI untuk memperkuat hubungan dengan konsumen dan bukan hanya untuk mengurangi biaya.
Global - Di tengah tekanan untuk melakukan transformasi AI dalam waktu cepat, banyak perusahaan mempertanyakan apakah AI akan menggantikan peran merek dan pemasaran. Namun, kenyataannya adalah bahwa ekuitas merek tetap menjadi keunggulan kompetitif yang tidak bisa digantikan oleh AI yang serba bisa.
Kantar mencatat bahwa nilai total 100 merek global teratas mencapai 10,7 triliun dolar AS dengan pertumbuhan signifikan didorong oleh inovasi yang dilakukan bersama pembangunan merek. Brand seperti Apple, Google, dan Microsoft membuktikan bahwa merek besar dapat menguasai pasar dan mempertahankan keunggulan mereka.
Penelitian dari MIT Sloan menunjukkan bahwa AI cenderung menghomogenkan kemampuan teknologi, sehingga keunggulan yang mungkin didapat dari AI di masa depan akan sulit dipertahankan. Contoh terbaru adalah startup Chinese DeepSeek yang dengan cepat mengembangkan model AI bersaing dengan pemain besar seperti OpenAI.
Ekuitas merek yang kuat juga mempunyai rekam jejak luar biasa di pasar saham, dengan portofolio Kantar BrandZ menghasilkan pertumbuhan saham kumulatif 435% selama dua dekade, jauh melampaui indeks pasar utama. Ini membuktikan bahwa investasi pada merek adalah investasi finansial yang tidak bisa dianggap beban.
Framework MDS yang disertifikasi MASB memberikan cara praktis untuk mengukur dan mengelola kekuatan merek. Ditekankan bahwa bisnis yang mampu memadukan kreativitas, inovasi, dan kehadiran merek akan mampu bertahan dan tumbuh di era AI agar tidak kehilangan pijakan yang tak dapat digantikan teknologi.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/stevenwolfepereira/2026/01/27/ai-wont-save-your-business-your-brand-might/
[1] https://www.forbes.com/sites/stevenwolfepereira/2026/01/27/ai-wont-save-your-business-your-brand-might/
Analisis Ahli
Martin Guerrieria
"Merek kuat terbukti memberikan nilai dan ketahanan finansial di berbagai krisis ekonomi, membuktikan nilai nyata pemasaran."
Frank Findley
"Metrik MASB seperti Demand Power dan Pricing Power menunjukkan hubungan langsung antara kekuatan merek dengan performa keuangan yang dapat diukur."
Analisis Kami
"Perusahaan sering terjebak dalam euforia teknologi baru sehingga melupakan bahwa hubungan emosional dengan konsumen tetap menjadi kunci keberhasilan jangka panjang. Mengintegrasikan AI untuk memperkuat merek, bukan sekadar otomatisasi, adalah strategi yang wajib diadopsi untuk bertahan dan berkembang."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, kemampuan AI akan semakin komoditas, sehingga perusahaan yang berinvestasi pada pembangunan dan penguatan merek akan lebih mampu menjaga dan meningkatkan pangsa pasar serta profitabilitas.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dimaksud dengan nilai merek?A
Nilai merek adalah jumlah semua asosiasi, pengalaman, dan predisposisi yang dimiliki konsumen terhadap suatu merek.Q
Mengapa merek dianggap sebagai keunggulan kompetitif yang tidak dapat ditiru AI?A
Merek memiliki hubungan yang kuat dengan konsumen yang tidak dapat disalin atau dikomoditisasi oleh AI.Q
Apa dampak dari AI terhadap strategi pemasaran?A
AI dapat menyebabkan homogenisasi, sehingga penting bagi perusahaan untuk fokus pada penguatan nilai merek mereka.Q
Bagaimana cara mengukur kekuatan merek?A
Kekuatan merek dapat diukur menggunakan metrik seperti Demand Power, Pricing Power, dan Future Power.Q
Apa yang harus dilakukan perusahaan untuk mempertahankan nilai merek di era AI?A
Perusahaan harus menginvestasikan keuntungan dari efisiensi AI untuk membangun dan memperkuat nilai merek mereka.


