Potensi Besar Fintech Indonesia dan Strategi BRI Menghadapi Era Digital
Courtesy of CNBCIndonesia

Potensi Besar Fintech Indonesia dan Strategi BRI Menghadapi Era Digital

Artikel ini bertujuan untuk menginformasikan potensi dan tantangan pengembangan sektor Fintech di Indonesia sekaligus menjelaskan bagaimana BRI menjawab kebutuhan digitalisasi layanan keuangan untuk mendukung inklusi dan kemudahan transaksi masyarakat.

26 Jan 2026, 09.54 WIB
205 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Fintech memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia.
  • Manajemen risiko adalah kunci keberlanjutan dalam bisnis Fintech Lending.
  • BRI berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem digital banking guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Jakarta, Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyoroti peluang besar dalam pengembangan sektor financial technology (Fintech) di Indonesia, khususnya karena minat investor global yang semakin tinggi. Fintech dibagi menjadi dua segmen utama, yakni lending dan pembayaran, yang keduanya sangat terkait erat dengan bisnis perbankan.
Dalam forum World Economic Forum Davos 2026, Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menjelaskan bahwa setiap segmen Fintech memiliki tantangan masing-masing. Fintech pembayaran memiliki prospek baik karena cakupannya yang luas dalam memudahkan transaksi masyarakat, sementara Fintech lending perlu hati-hati dalam mengatur risiko kredit.
Indonesia memiliki lebih dari 120 bank yang menjadikan ekosistem perbankan dan Fintech saling melengkapi. BRI sendiri terus mengembangkan layanan digital banking, seperti ATM, CRM, BRILink Agen, Internet Banking, dan BRImo, super apps milik BRI, untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan kemudahan dan keamanan layanan keuangan digital.
Manajemen risiko menjadi perhatian penting pada segmen Fintech lending untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan mencegah masalah pembiayaan bermasalah. Pemahaman terhadap profil nasabah dan mekanisme penyaluran kredit menjadi kunci utama dalam menjalankan bisnis Fintech yang sehat.
Secara keseluruhan, kolaborasi antara perbankan dan Fintech diharapkan dapat menghasilkan solusi keuangan digital yang relevan, mudah diakses, dan aman. Inovasi seperti yang dilakukan BRI menjadi contoh bagaimana sektor keuangan Indonesia beradaptasi di era teknologi pintar dan digitalisasi.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260126094705-37-705218/dirut-bri-ungkap-peluang-bisnis-fintech-indonesia-di-wef-2026

Analisis Ahli

Hery Gunardi
"Fintech harus dieksplorasi dengan memahami karakter masyarakat lokal agar bisnis dapat berkembang secara berkelanjutan."
Katie Koch
"Pendanaan berkelanjutan di pasar berkembang sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi digital yang tangguh."
Novita Widya Anggraini
"Strategi keuangan yang adaptif dan berbasis teknologi merupakan kunci dalam menghadapi tantangan industri keuangan saat ini."

Analisis Kami

"Fintech akan menjadi penentu utama kemajuan inklusi keuangan di Indonesia jika para pemangku kepentingan bisa saling memperkuat dengan sinergi yang sehat antara bank dan perusahaan teknologi. Namun, fokus utama harus pada pengelolaan risiko yang ketat di segmentasi lending agar tidak memicu masalah kredit bermasalah yang dapat merusak ekosistem secara keseluruhan."

Prediksi Kami

Ke depannya, kolaborasi antara perbankan konvensional seperti BRI dan berbagai perusahaan Fintech akan semakin berkembang, menciptakan inovasi layanan keuangan digital yang semakin inklusif dan mengurangi risiko kredit melalui teknologi manajemen risiko yang lebih canggih.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dibahas oleh Hery Gunardi di forum WEF?
A
Hery Gunardi membahas potensi pengembangan sektor Fintech di Indonesia dan kolaborasi dengan perbankan.
Q
Apa saja segmen Fintech yang disebutkan dalam artikel?
A
Segmen Fintech yang disebutkan adalah Fintech lending dan Fintech berbasis transaksi atau pembayaran.
Q
Mengapa manajemen risiko penting dalam sektor Fintech Lending?
A
Manajemen risiko penting karena sektor Fintech Lending memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi.
Q
Bagaimana BRI menanggapi perubahan di sektor keuangan?
A
BRI menanggapi perubahan dengan mengembangkan ekosistem digital banking dan berbagai solusi keuangan digital.
Q
Siapa saja panelis yang hadir dalam diskusi tersebut?
A
Panelis yang hadir adalah Hery Gunardi, Katie Koch, dan Novita Widya Anggraini.