
Courtesy of Forbes
Strategi Merek di Era AI: Bangun Bidang Hiburan, Bukan Hanya Konten
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya pergeseran strategi merek dari fokus pada produksi konten instan dan optimasi iklan menjadi membangun bidang (field) berkelanjutan yang mengintegrasikan hiburan sebagai infrastruktur, sehingga menciptakan nilai jangka panjang dan hubungan yang mendalam dengan audiens.
20 Jan 2026, 03.01 WIB
36 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Hiburan sebagai infrastruktur adalah kunci untuk menciptakan nilai berkelanjutan dalam strategi merek.
- Kontinuitas dan keterlibatan audiens lebih penting daripada sekadar menjual produk.
- Pemasaran yang sukses harus membangun kepercayaan dan makna sebelum mencoba untuk mengkonversi audiens menjadi pelanggan.
Dengan kemajuan kecerdasan buatan, produksi konten kini menjadi sangat murah dan cepat, membuat iklan tradisional yang bergantung pada impresi dan perhatian jangka pendek kehilangan efektivitas. Merek kini harus berfokus pada membangun bidang berkelanjutan yang mengintegrasikan hiburan sebagai bagian dari model operasi mereka, bukan hanya sebagai aktivitas pemasaran sementara.
Contoh nyata adalah Gap yang menciptakan posisi Chief Entertainment Officer untuk memimpin transformasi perusahaan dengan visi hiburan sebagai infrastruktur yang menciptakan nilai jangka panjang. Begitu juga dengan Amazon dan Apple yang memproduksi konten hiburan yang memperkuat ekosistem merek tanpa terlihat seperti iklan konvensional.
Strategi berbasis bidang memperhatikan bahwa nilai utama bukan hanya di konten yang dibuat, tapi di kontinuitas hubungan dengan audiens — yakni ruang dimana audiens bisa kembali, berpartisipasi, dan membangun kepercayaan seiring waktu. Pendekatan ini berbeda dari model pemasaran kontekstual atau agen otomatis yang mengoptimalkan penjualan cepat tapi sering merusak kepercayaan audiens.
Bidang hiburan yang sehat memberi ruang bagi audiens untuk menginterpretasi dan berpartisipasi tanpa tekanan konversi langsung, yang memerlukan disiplin bagi merek dalam menjaga keseimbangan antara membangun makna dan melakukan monetisasi. Contohnya LEGO yang sukses mengintegrasikan cerita, produk, dan komunitas menjadi satu dunia yang kohesif dan menghasilkan pertumbuhan penjualan yang signifikan.
Di era AI, keberhasilan strategi merek bergantung pada kemampuan mereka mengelola bidang yang terbuka dan berkembang seiring budaya, bukan pada pengulangan kampanye yang terfokus pada aksi singkat. Merek harus menilai keberhasilan berdasarkan seberapa dalam hubungan yang mereka bangun, bukan hanya seberapa banyak klik atau penjualan yang tercapai.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/jasonsnyder/2026/01/19/ai-has-a-brand-problem-and-entertainment-is-the-fix/
[1] https://www.forbes.com/sites/jasonsnyder/2026/01/19/ai-has-a-brand-problem-and-entertainment-is-the-fix/
Analisis Ahli
Keith Presley
"Memahami bagaimana tema narasi menyebar dan berperilaku seperti medan dengan pusat gravitasi dan zona penurunan adalah kunci dalam mengelola bidang dan menjaga kepercayaan audiens di era digital."
Analisis Kami
"Pergeseran dari iklan berbasis momen ke pengelolaan bidang hiburan adalah konsekuensi logis dari era AI yang memproduksi konten tanpa henti, yang membuat pendekatan tradisional menjadi usang. Merek harus belajar mempertahankan ruang untuk narasi yang evolutif dan interaktif agar tetap relevan dan dipercaya oleh audiens masa depan."
Prediksi Kami
Ke depan, merek yang berhasil membangun dan mengelola bidang hiburan berkelanjutan akan lebih unggul dalam menciptakan loyalitas pelanggan dan nilai jangka panjang, sementara yang hanya mengandalkan konten instan dan iklan akan mengalami penurunan efektivitas dan relevansi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dimaksud dengan strategi merek yang dikelola oleh infrastruktur hiburan?A
Strategi merek yang dikelola oleh infrastruktur hiburan mengacu pada cara merek membangun pengalaman berkelanjutan yang menggabungkan cerita dan produk.Q
Mengapa AI dianggap sebagai faktor pengubah dalam pemasaran dan hiburan?A
AI dianggap sebagai faktor pengubah karena kemampuannya untuk menghasilkan konten secara cepat dan murah, mengubah cara orang berinteraksi dengan merek.Q
Apa yang dimaksud dengan kontinuitas dalam konteks pemasaran?A
Kontinuitas dalam pemasaran merujuk pada kemampuan merek untuk mempertahankan hubungan yang berkelanjutan dengan audiens, bukan hanya melalui momen iklan yang terputus.Q
Mengapa pengalaman merek harus lebih berfokus pada partisipasi daripada tindakan transaksional?A
Pengalaman merek harus lebih berfokus pada partisipasi karena ini menciptakan ikatan emosional dan kepercayaan yang lebih dalam dengan konsumen.Q
Apa pelajaran yang bisa dipelajari dari pendekatan LEGO terhadap hiburan?A
Pelajaran dari LEGO adalah bahwa membangun ekosistem hiburan yang kohesif dapat memperkuat nilai merek dan meningkatkan penjualan dengan cara yang alami dan tidak memaksa.




