Shenzhou-20 Kembali Setelah Rekor 9 Bulan di Orbit, Data Penting Disimpan
Courtesy of SCMP

Shenzhou-20 Kembali Setelah Rekor 9 Bulan di Orbit, Data Penting Disimpan

Mengumpulkan dan menganalisis data operasional dari masa tinggal pesawat selama sembilan bulan di orbit untuk mendukung peningkatan desain misi luar angkasa yang akan datang dan meningkatkan kesadaran akan ancaman serpihan antariksa.

19 Jan 2026, 16.40 WIB
263 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Shenzhou-20 mencatat rekor sembilan bulan dalam misi luar angkasa tanpa awak.
  • Data yang diperoleh selama misi dianggap sangat berharga untuk perbaikan desain di masa depan.
  • Ada kebutuhan untuk memahami ancaman debu ruang angkasa dengan lebih baik untuk meningkatkan keselamatan misi.
Inner Mongolia , Republik Rakyat Tiongkok - Pesawat ruang angkasa Shenzhou-20 milik Tiongkok berhasil kembali ke Bumi setelah menjalani misi tidak terduga selama sembilan bulan di orbit. Misi ini mencatat rekor durasi terlama bagi misi berawak Tiongkok meskipun pesawat tidak membawa awak saat kembali.
Kapsul kembali dengan kondisi luar yang tetap utuh walaupun lambung pesawat mengalami perubahan warna karena panas dan tekanan saat memasuki atmosfer bumi. Pengamatan awal menunjukkan kondisi di dalam kapsul dalam keadaan baik dan siap untuk dianalisa lebih lanjut.
Zheng Wei, seorang desainer utama dari China Academy of Space Technology, menyatakan bahwa akumulasi data selama sembilan bulan ini sangat berharga untuk memahami performa pesawat dan akan menjadi sumber informasi penting untuk pengembangan teknologi masa depan.
Misi ini juga mengungkapkan perlunya peningkatan kesadaran dan perlindungan terhadap ancaman dari serpihan antariksa yang meskipun rendah probabilitasnya, tapi memiliki risiko signifikan dan harus diperhitungkan dalam desain dan perencanaan misi mendatang.
Pengalaman unik yang diperoleh dari misi ini akan membantu Tiongkok dalam merancang pesawat ruang angkasa yang lebih tahan lama dan aman, serta memperkuat kemampuan eksplorasi luar angkasa mereka di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3340433/chinas-shenzhou-20-spacecraft-returns-earth-broken-and-unbroken?module=top_story&pgtype=subsection

Analisis Ahli

Zheng Wei
"Data operasional setelah sembilan bulan di orbit akan sangat mendukung perbaikan teknologi dan desain pesawat ruang angkasa agar lebih tahan terhadap ancaman luar angkasa."

Analisis Kami

"Penundaan yang menyebabkan Shenzhou-20 tinggal selama sembilan bulan di orbit sebenarnya menjadi anugerah tersembunyi karena memberikan data penting yang biasanya sulit didapat dari misi standar. Namun, ancaman dari serpihan antariksa yang semakin nyata membutuhkan perhatian serius agar kemajuan eksplorasi luar angkasa Tiongkok tidak terganggu di masa depan."

Prediksi Kami

Pengalaman dari misi Shenzhou-20 akan mendorong pengembangan teknologi inovatif untuk perlindungan kapsul dari serpihan antariksa dan meningkatkan durasi misi luar angkasa berawak di masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Shenzhou-20?
A
Shenzhou-20 adalah kapsul luar angkasa yang baru saja kembali ke Bumi setelah misi sembilan bulan di orbit.
Q
Berapa lama Shenzhou-20 berada di orbit?
A
Shenzhou-20 berada di orbit selama sembilan bulan, yang merupakan rekor untuk misi berawak China.
Q
Siapa Zheng Wei?
A
Zheng Wei adalah wakil kepala perancang sistem pesawat luar angkasa berawak di Akademi Teknologi Antariksa China.
Q
Apa tujuan dari analisis data yang diperoleh?
A
Tujuan dari analisis data yang diperoleh adalah untuk mendukung perbaikan desain di masa depan.
Q
Mengapa penting untuk memahami ancaman debu ruang angkasa?
A
Memahami ancaman debu ruang angkasa penting karena meskipun probabilitasnya rendah, risikonya bisa sangat serius.