Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kru Shenzhou-21 Terdampar di Luar Angkasa, Risiko Protokol Cina Terbuka

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (4mo ago) astronomy-and-space-exploration (4mo ago)
18 Nov 2025
122 dibaca
2 menit
Kru Shenzhou-21 Terdampar di Luar Angkasa, Risiko Protokol Cina Terbuka

Rangkuman 15 Detik

Kru Shenzhou-21 terjebak di luar angkasa setelah misi Shenzhou-20 kembali lebih awal.
Kekhawatiran ada tentang keselamatan kru yang tidak memiliki kapsul untuk kembali.
CMSA mungkin akan meluncurkan kapsul baru untuk menyelamatkan kru Shenzhou-21 dalam waktu dekat.
Tiga astronot Cina yang tergabung dalam misi Shenzhou-21 mengalami keadaan sulit setelah kru sebelumnya dari Shenzhou-20 harus kembali ke Bumi menggunakan kapsul cadangan karena kapsul asli mereka retak akibat tertabrak serpihan luar angkasa. Kejadian ini membuat Shenzhou-21 tidak punya kendaraan pulang untuk saat ini. Para astronot Shenzhou-21 sudah tinggal di stasiun ruang angkasa Tiangong sejak 31 Oktober 2023 dan seharusnya bisa pulang setelah menjalankan misi selama enam bulan. Namun, adanya kerusakan pada kapsul Shenzhou-20 dan keputusan untuk memprioritaskan kru lama pulang dulu membuat para astronot baru menjadi terisolasi tanpa tombol pulang aman. China Manned Space Agency dikabarkan akan mengirim kapsul pengganti bernama Shenzhou-22 sekitar tanggal 24 November 2023, untuk membawa pulang kru Shenzhou-21. Namun sampai kapsul itu tiba, keadaan mereka berisiko jika terjadi masalah seperti lagi-lagi tertabrak serpihan luar angkasa. Ukuran Tiangong yang hanya seperlima dari ukuran Stasiun Luar Angkasa Internasional juga menjadi sebab dugaan kenapa semua kru tidak bisa berada di stasiun sekaligus, meskipun CMSA sebelumnya membantah hal ini. Selain itu, ada ketidakjelasan informasi soal protokol dan konfigurasi kapsul yang dipakai. Kondisi sekarang ini mengingatkan pada pengalaman astronot NASA yang pernah terdampar sementara namun tetap bisa pulang kapan saja menggunakan kapsul yang tersisa di ISS. Insiden ini membangun pertanyaan tentang kesiapan dan protokol keamanan keselamatan misi luar angkasa milik China.

Analisis Ahli

Victoria Samson
Kembali tanpa kendaraan pulang bagi kru baru memang sangat mengkhawatirkan dan menunjukkan potensi celah serius dalam rencana penanganan risiko CMSA.