Meta Melirik Tenaga Nuklir untuk Menyangga Kebutuhan Energi AI Besar
Courtesy of Forbes

Meta Melirik Tenaga Nuklir untuk Menyangga Kebutuhan Energi AI Besar

Menjelaskan strategi Meta dan perusahaan terkait dalam mengatasi tantangan energi besar untuk pusat data AI melalui kerja sama dengan pembangkit listrik tenaga nuklir guna menjamin pasokan listrik yang cukup, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

17 Jan 2026, 19.21 WIB
157 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Meta berinvestasi besar dalam kapasitas energi untuk mendukung proyek AI-nya.
  • Kerja sama dengan Vistra dan TerraPower menunjukkan fokus pada energi nuklir sebagai solusi.
  • Kekhawatiran publik tentang dampak energi dan penggunaan sumber daya menjadi perhatian utama.
Perry, Amerika Serikat; Davis-Besse, Amerika Serikat; Beaver Valley, Amerika Serikat; Pennsylvania, Amerika Serikat; Pittsburgh, Amerika Serikat - Pada tahun-tahun mendatang, kebutuhan energi untuk menjalankan kecerdasan buatan di pusat data besar terus meningkat. Perusahaan teknologi seperti OpenAI, Google, dan Anthropic sudah melakukan investasi besar-besaran. Meta, perusahaan milik Mark Zuckerberg, tidak mau ketinggalan dan memilih jalur unik dengan berencana menghasilkan 6,6 gigawatt listrik hingga 2035 dari sumber tenaga nuklir melalui kerja sama dengan beberapa pembangkit listrik.
Meta menjalin kerja sama dengan Vistra, yang mengelola tiga pembangkit nuklir penting di Amerika Serikat yaitu di Perry dan Davis-Besse, Ohio serta Beaver Valley di Pennsylvania. Kapasitas total dari pembangkit itu sangat besar dan mampu menyuplai energi bagi jutaan rumah. Namun, proyek ini mendapat perhatian dari regulator dan publik karena potensi dampak sosial dan lingkungan yang mungkin timbul.
Salah satu isu yang muncul adalah kekhawatiran akan ketergantungan operator pusat data pada jaringan listrik umum yang dapat menyebabkan kenaikan harga listrik untuk konsumen. Selain itu, pembangkit seperti Beaver Valley masih menghadapi masalah terkait keributan sirene peringatan dan monitor kualitas air tanah yang kadang kurang optimal, hal ini menambah keraguan masyarakat sekitar.
Selain Meta dan Vistra, perusahaan TerraPower milik Bill Gates juga masuk dalam bisnis energi nuklir dengan proyek pembangkit tenaga Natrium. Proyek ini berpotensi menyediakan sampai 4 gigawatt tenaga dengan teknologi penyimpanan energi yang memungkinkan fleksibilitas pasokan. Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat memenuhi permintaan listrik yang tumbuh pesat dengan emisi karbon yang sangat rendah.
Investasi besar dalam energi nuklir ini mencerminkan perubahan paradigma di dunia teknologi dan energi, bahwa kebutuhan untuk menjalankan AI dan teknologi canggih lain tidak bisa dipisahkan dari penyediaan energi berkelanjutan. Meski begitu, tantangan dari aspek sosial, lingkungan, dan regulasi masih harus terus diatasi agar pengembangan ini berjalan lancar dan aman bagi masyarakat.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/johnwerner/2026/01/17/meta-signs-with-vistra-terrapower-etc-for-big-energy-plan/

Analisis Ahli

Chris Levesque
"Teknologi Natrium kami menawarkan solusi penghasil listrik yang andal dan ramah lingkungan yang bisa memenuhi permintaan energi besar di masa depan."
Gonzalo Fuentes
"Investasi besar Meta mencerminkan betapa beratnya kebutuhan energi AI, sekaligus memperingatkan risiko eksploitasi sumber daya alam yang perlu dikendalikan."

Analisis Kami

"Langkah Meta memanfaatkan energi nuklir untuk mendukung pusat data AI adalah strategi maju yang layak, mengingat kebutuhan energi yang terus membesar dan pentingnya sumber daya bersih. Namun, tantangan sosial dan lingkungan harus dihadapi dengan transparansi dan mitigasi risiko agar proyek ini dapat diterima luas oleh publik."

Prediksi Kami

Permintaan listrik dari pusat data AI akan terus meningkat drastis, memacu investasi besar dalam energi nuklir dan teknologi energi terbarukan, tapi isu lingkungan dan regulasi kemungkinan akan menjadi penghalang serta menuntut solusi inovatif.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa rencana Zuckerberg terkait energi untuk Meta?
A
Zuckerberg merencanakan untuk menghasilkan 6.6 GW listrik untuk Meta hingga tahun 2035.
Q
Berapa kapasitas listrik yang akan dihasilkan Meta hingga tahun 2035?
A
Meta berencana untuk menghasilkan 6.6 gigawatt listrik, yang cukup untuk memberi daya pada 5-6 juta rumah di AS.
Q
Apa saja lokasi pembangkit listrik nuklir yang terlibat dalam kesepakatan Meta?
A
Lokasi pembangkit listrik nuklir yang terlibat adalah Beaver Valley, Perry, dan Davis-Besse.
Q
Mengapa ada kekhawatiran terkait penggunaan energi oleh operator data center?
A
Ada kekhawatiran bahwa penggunaan energi yang tinggi oleh operator data center dapat meningkatkan harga listrik untuk konsumen rumah tangga.
Q
Apa yang diharapkan dari kerja sama antara Meta dan TerraPower?
A
Kerja sama antara Meta dan TerraPower diharapkan dapat menyediakan energi yang andal dan ramah lingkungan untuk mendukung proyek AI.