Meta Amankan Pasokan Listrik Nuklir 6,6 GW untuk Pusat Data AI di Amerika
Teknologi
Kecerdasan Buatan
10 Jan 2026
148 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Meta berinvestasi dalam energi nuklir untuk mendukung operasional pusat data AI.
Kesepakatan dengan penyedia energi nuklir berpotensi memberikan 6,6 gigawatt energi hingga tahun 2035.
Meta berusaha untuk menjadi pemimpin global dalam infrastruktur AI dengan menggunakan energi bersih.
Meta, perusahaan teknologi besar, membuat kesepakatan dengan tiga penyedia energi nuklir untuk memenuhi kebutuhan listrik besar mereka dalam mengoperasikan pusat data kecerdasan buatan (AI). Energi yang mereka dapatkan sangat besar, hingga 6,6 gigawatt, yang setara dengan kebutuhan listrik seluruh Irlandia.
Kesepakatan ini melibatkan perusahaan TerraPower, Oklo, dan Vistra. TerraPower didukung oleh Bill Gates, sedangkan Oklo mendapat dukungan dari Sam Altman. Meta juga akan membiayai pembangunan beberapa reaktor nuklir baru, yang diharapkan mulai beroperasi sekitar tahun 2030.
Salah satu proyek AI Meta yang akan menggunakan energi ini adalah Prometheus, supercluster komputer canggih yang akan beroperasi di New Albany, Ohio pada tahun 2024. Proyek ini akan menjadi salah satu pusat data AI paling mutakhir di dunia.
Meta menyatakan akan menanggung seluruh biaya energi yang digunakan, sehingga konsumen tidak perlu khawatir mengalami kenaikan harga listrik akibat penggunaan AI. Ini merupakan bagian dari komitmen Meta untuk memastikan kelancaran operasi AI dan kontribusinya pada inovasi teknologi.
Kesepakatan ini menjadikan Meta salah satu pembeli energi nuklir korporat terbesar di Amerika Serikat dan diharapkan dapat memperkuat posisi AS sebagai pemimpin dalam teknologi AI serta mendorong kolaborasi energi masa depan.
Analisis Ahli
Bill Gates
Mendukung energi bersih dan inovasi teknologi nuklir merupakan kunci untuk mengatasi krisis energi global serta mendorong kemajuan AI.Joel Kaplan
Investasi ini sangat penting untuk memastikan keandalan energi dan posisi Amerika Serikat sebagai pemimpin global dalam teknologi AI.

