
Courtesy of SCMP
Metode Baru Daur Ulang Baterai Lithium Ramah Lingkungan Tanpa Bahan Kimia Berbahaya
Menemukan metode daur ulang baterai lithium yang efisien dan ramah lingkungan dengan menggunakan karbon dioksida dan air, tanpa bahan kimia berbahaya, serta meningkatkan nilai bahan katoda bekas menjadi katalis yang berguna.
17 Jan 2026, 11.00 WIB
284 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Metode baru daur ulang baterai lithium menggunakan karbon dioksida dan air.
- Efisiensi pemulihan lithium mencapai lebih dari 95 persen.
- Proses ini mendukung teknologi konversi energi berkelanjutan dengan meminimalkan dampak lingkungan.
Beijing, Tiongkok - Peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan Cina dan Institut Teknologi Beijing berhasil mengembangkan cara baru untuk mendaur ulang baterai lithium menggunakan karbon dioksida dan air saja. Hal ini mengurangi ketergantungan pada bahan kimia keras yang biasa dipakai selama ini.
Dengan metode yang disebut "tiga-dalam-satu", proses ini mampu memulihkan lithium dengan efisiensi lebih dari 95%, sekaligus meningkatkan nilai logam transisi seperti kobalt dan nikel yang terdapat pada katoda baterai.
Salah satu keunggulan metode ini adalah tidak membutuhkan kondisi khusus seperti penggilingan atau penambahan bahan kimia pendukung, sehingga dampak lingkungan dari proses ini jauh lebih minim dibandingkan metode daur ulang konvensional.
Selain mengurangi limbah berbahaya, teknologi ini juga membantu menyimpan karbon dioksida dan menghasilkan material katalis bernilai tinggi yang menunjang teknologi energi terbarukan masa depan.
Penemuan ini membuka jalan bagi solusi daur ulang baterai yang lebih ramah lingkungan dan efisien, mendukung pengurangan polusi serta memperkuat ekonomi sirkular untuk bahan baterai di seluruh dunia.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3340214/co2-h2o-cleaner-recycling-dead-lithium-batteries?module=top_story&pgtype=subsection
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3340214/co2-h2o-cleaner-recycling-dead-lithium-batteries?module=top_story&pgtype=subsection
Analisis Ahli
Dr. Liang Chen (Ahli Material Baterai)
"Pendekatan menggunakan karbon dioksida dan air sangat inovatif dan bisa membuka jalan bagi metode daur ulang yang tidak hanya ramah lingkungan tapi juga ekonomis dalam jangka panjang."
Analisis Kami
"Inovasi ini sangat menggembirakan karena menghilangkan kebutuhan bahan kimia berbahaya yang selama ini menjadi masalah utama dalam daur ulang baterai lithium. Jika bisa diterapkan secara luas, teknologi ini bisa mempercepat transisi ke ekonomi sirkular yang lebih ramah lingkungan dan mendukung pengembangan energi bersih secara global."
Prediksi Kami
Metode ini berpotensi mengubah industri daur ulang baterai global dengan menjadi standar baru yang lebih hijau dan berkelanjutan, mengurangi polusi dan mengubah limbah baterai menjadi sumber daya bernilai tinggi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan oleh ilmuwan Cina mengenai daur ulang baterai lithium?A
Ilmuwan Cina menemukan cara untuk mendaur ulang baterai lithium menggunakan hanya karbon dioksida dan air.Q
Apa bahan yang digunakan dalam proses daur ulang yang baru ini?A
Proses daur ulang ini hanya menggunakan karbon dioksida dan air, tanpa bahan kimia berbahaya.Q
Apa efisiensi pemulihan lithium yang dicapai oleh tim peneliti?A
Tim peneliti mencapai efisiensi pemulihan lithium lebih dari 95 persen.Q
Bagaimana metode ini berdampak pada lingkungan?A
Metode ini meminimalkan dampak lingkungan karena dilakukan dalam kondisi lingkungan tanpa bahan tambahan berbahaya.Q
Apa keuntungan dari menggunakan metode ini dibandingkan metode tradisional?A
Keuntungan dari metode ini adalah tidak menghasilkan limbah berbahaya dan dapat mengubah material katoda yang digunakan menjadi katalis yang berharga.




