Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Metode Baru Daur Ulang Lithium Baterai Lebih Bersih dan Hemat Energi

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (4mo ago) electronic-vehicles-and-batteries (4mo ago)
11 Nov 2025
258 dibaca
2 menit
Metode Baru Daur Ulang Lithium Baterai Lebih Bersih dan Hemat Energi

Rangkuman 15 Detik

Metode daur ulang lithium yang baru dapat mengurangi limbah dan meningkatkan keberlanjutan.
Proses ini menghasilkan lithium hidroksida berkualitas tinggi dengan konsumsi energi yang rendah.
Penelitian ini menunjukkan potensi untuk meningkatkan efisiensi dalam rantai pasokan baterai.
Kendaraan listrik semakin digemari di seluruh dunia, namun limbah baterai bekas mereka menjadi masalah besar. Lithium yang ada di dalam baterai ini mahal dan sulit didaur ulang dengan cara konvensional, karena biasanya melibatkan proses panas dan bahan kimia berbahaya. Tim insinyur dari Rice University mencari cara baru untuk mengekstrak lithium dari baterai bekas dengan cara yang lebih sederhana dan ramah lingkungan. Mereka menggunakan prinsip yang sama seperti saat baterai diisi ulang, yaitu dengan menarik ion lithium keluar dari bahan katoda melalui reaksi listrik. Metode baru ini menggunakan sebuah reaktor elektro-kimia yang menarik ion lithium langsung dari material limbah ke dalam air, membentuk lithium hidroksida yang siap pakai untuk pembuatan baterai baru. Reaktor ini sangat efisien, hanya menggunakan energi sekitar 103 kilojoule per kilogram limbah, jauh lebih rendah dibandingkan metode yang memakai asam. Proses ini juga menghasilkan lithium hidroksida dengan kemurnian lebih dari 99 persen dan bisa bertahan selama uji coba 1.000 jam tanpa penurunan performa. Metode ini juga fleksibel dan bisa digunakan untuk berbagai jenis kimia baterai, seperti lithium iron phosphate dan campuran nikel-mangan-kobalt. Bahkan, mereka dapat memproses electrode lithium langsung dari foil aluminium tanpa harus mengikisnya terlebih dahulu, yang akan mempermudah integrasi teknologi ini ke dalam lini produksi otomatis. Langkah berikutnya adalah mengembangkan reaktor yang lebih besar dan meningkatkan efisiensi dalam tahap konsentrasi dan kristalisasi lithium hidroksida. Harapannya, teknologi ini bisa mengubah cara daur ulang baterai menjadi lebih bersih, sederhana, dan menjadikan rantai pasok lithium lebih berkelanjutan di masa depan.

Analisis Ahli

Sibani Lisa Biswal
Metode ini memungkinkan ekstraksi lithium yang bersih dan langsung menghasilkan lithium hidroksida yang dibutuhkan produsen baterai, mengurangi limbah dan konsumsi energi secara signifikan.
Haotian Wang
Demonstrasi roll-to-roll menunjukkan potensi integrasi teknologi ini ke dalam proses manufaktur otomatis, yang akan mendukung industrialisasi yang efisien dan berkelanjutan.