Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Metode Baru Daur Ulang Lithium dari Baterai EV LFP Lebih Murah dan Ramah Lingkungan

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
InterestingEngineering InterestingEngineering
29 Agt 2025
164 dibaca
2 menit
Metode Baru Daur Ulang Lithium dari Baterai EV LFP Lebih Murah dan Ramah Lingkungan

Rangkuman 15 Detik

Metode baru untuk mendaur ulang lithium dari baterai bekas dapat mengurangi dampak lingkungan.
Penggunaan metode elektrokimia dapat membuat proses daur ulang lebih ekonomis dan berkelanjutan.
Daur ulang lithium penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi baterai yang lebih sirkular dan kompetitif.
Para peneliti dari Universitas Wisconsin–Madison berhasil mengembangkan cara baru yang dapat mendaur ulang lithium dari baterai kendaraan listrik (EV) bekas dengan cara elektro-kimia yang murah dan efisien. Mereka fokus pada baterai lithium besi fosfat (LFP) yang selama ini sulit didaur ulang karena kandungan logamnya yang sedikit hanya lithium. Masalahnya adalah baterai LFP yang makin banyak dipakai lebih murah dan aman, tapi tidak menguntungkan secara ekonomi untuk didaur ulang dengan metode konvensional. Penambangan lithium dari sumber alam juga membawa dampak negatif bagi lingkungan dan ketersediaannya makin terbatas, sehingga metode baru ini sangat dibutuhkan. Metode dua langkah elektro-kimia yang diciptakan oleh profesor Kyoung-Shin Choi memanfaatkan sistem ekstraksi lithium yang tidak perlu kondisi khusus. Lithium diambil dari baterai bekas menggunakan elektroda penyimpan ion lithium dan kemudian dilepaskan kembali ke larutan untuk dihasilkan bahan kimia lithium murni seperti Li3PO4, Li2CO3, atau LiOH. Keunggulan metode ini adalah dapat menghemat bahan kimia karena asam yang digunakan untuk melarutkan lithium bisa diregenerasi kembali, sehingga prosesnya ramah lingkungan dan menghasilkan limbah minimal. Pengujian berhasil dilakukan pada baterai komersial dan material 'black mass' dari baterai bekas yang biasanya digunakan dalam industri daur ulang. Meski teknologi sudah bekerja dengan baik, peneliti menegaskan pentingnya mengembangkan proses ini ke skala besar dengan biaya yang efektif serta mengintegrasikan teknologi ini ke tahap lain dalam daur ulang baterai. Jika berhasil, ini akan mendukung ekonomi sirkular baterai dan mengurangi ketergantungan pada pertambangan lithium.

Analisis Ahli

Kyoung-Shin Choi
Metode elektro-kimia kami memungkinkan pemulihan lithium yang efisien, minim bahan kimia, dan ramah lingkungan, menjawab tantangan ekonomi daur ulang baterai LFP.