
Courtesy of NatureMagazine
Menghadapi Tantangan Baru Pengurangan Dana Riset Ilmiah di Amerika Serikat
Menjelaskan perubahan dan tantangan terbaru dalam kebijakan pendanaan riset ilmiah di Amerika Serikat di bawah pemerintahan Trump serta dampaknya terhadap komunitas ilmiah dan universitas.
14 Jan 2026, 07.00 WIB
107 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kebijakan administrasi Trump dapat berdampak signifikan terhadap pendanaan dan arah penelitian sains di AS.
- Pemotongan biaya tidak langsung dapat mengancam kemampuan universitas untuk melakukan penelitian.
- Politik semakin terlibat dalam proses pendanaan riset, mengubah cara penelitian dan inovasi dikelola.
Washington, Amerika Serikat - Sejak awal 2025, pemerintahan Presiden Donald Trump melakukan berbagai langkah kontroversial yang berusaha mengubah tata kelola dan pembiayaan penelitian ilmiah federal di Amerika Serikat. Usaha ini termasuk mengajukan pemotongan anggaran yang besar dan memberikan kekuasaan lebih kepada pejabat politik dalam memilih proyek riset yang layak menerima dana.
Kongres AS menolak sebagian besar usulan pemotongan tajam pendanaan lembaga-lembaga riset seperti National Science Foundation dan National Institutes of Health, namun pemerintah tetap mencari cara untuk membatasi dana yang mampu diterima universitas dengan memotong biaya overhead hingga maksimal 15 persen.
Pengendalian proses pemberian dana riset juga mulai diambil alih oleh pejabat politik, yang menggantikan peran civil servants dan para ilmuwan dalam mekanisme seleksi dana. Pendekatan ini menyebabkan sejumlah akademisi dan panel review yang dianggap tidak sejalan dengan agenda politik diganti.
Penunjukan pejabat baru di beberapa institusi besar seperti NIH tanpa proses pencarian terbuka yang transparan meningkatkan kekhawatiran akan politisasi riset ilmiah. Selain itu, pertimbangan yang tidak berdasarkan merit mulai diaplikasikan untuk menentukan proyek yang mendapatkan dana, misalnya dengan mempertimbangkan lokasi geografis pelamar.
Baca juga: Dampak Perintah Eksekutif Trump pada Pengawasan dan Integritas Ilmu Pengetahuan Federal AS
Selain itu, administrasi Trump juga diharapkan meningkatkan pengawasan dan investigasi terhadap universitas-universitas elite, khususnya terkait dugaan bias politik liberal di kampus. Tahun mendatang diperkirakan akan menjadi masa yang penuh tantangan dan perubahan signifikan bagi komunitas ilmiah di AS.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00058-1
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00058-1
Analisis Ahli
Wendy Wagner
"Administrasi Trump telah menguasai hampir semua aspek kebijakan terkait sains dan berpotensi mengancam independensi ilmiah di AS."
Kelvin Droegemeier
"Perubahan kebijakan overhead berisiko merusak kemampuan universitas dalam melakukan penelitian secara efektif."
Jennifer Troyer
"Penekanan non-merit pada pemberian dana hibah menandakan pergeseran misi NIH menuju kepentingan politik, bukan kemajuan ilmiah."
Analisis Kami
"Intervensi politik dalam proses pendanaan riset adalah langkah mundur yang dapat mengikis kredibilitas dan kemajuan sains di AS. Jika dibiarkan, ini akan menurunkan daya saing akademik dan inovasi yang selama ini menjadi kekuatan utama bagi kemajuan teknologi dan kesehatan global."
Prediksi Kami
Ketegangan antara pemerintah dan komunitas ilmiah akan terus meningkat, dengan kemungkinan berlanjutnya intervensi politik dalam proses pendanaan riset serta hambatan bagi kemajuan penelitian yang bebas dan berbasis merit.





