Senat AS Tolak Potongan Anggaran NIH 40% dan Tambah Dana Penelitian
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
01 Agt 2025
143 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Senat menolak pemotongan anggaran NIH yang diusulkan oleh Trump.
Ada dukungan bipartisan untuk mempertahankan struktur dan pendanaan NIH.
Keterlambatan dalam proses pendanaan NIH dapat berdampak negatif pada penelitian kesehatan.
Komite Senat AS baru-baru ini menolak rencana Presiden Trump untuk memangkas anggaran National Institutes of Health (NIH) sebesar 40% pada tahun 2026 dan menggabungkan institusi riset menjadi lebih sedikit. Sebagai gantinya, mereka memutuskan untuk mempertahankan struktur lama dan menambahkan dana sekitar 400 juta dolar agar riset kesehatan tetap berjalan.
Keputusan ini menunjukkan dukungan bipartisan untuk menjaga keberlangsungan penelitian biomedis di Amerika Serikat walaupun ada tekanan dari pemerintahan Trump yang ingin mengurangi dana riset drastis. Komite juga mempertahankan anggaran lembaga kesehatan lain seperti CDC agar tetap stabil di tahun berikutnya.
Namun, masih ada tantangan ke depan seperti persetujuan dari Senat penuh dan Dewan Perwakilan Rakyat yang juga harus menyetujui anggaran tersebut. Selanjutnya, kedua badan ini harus menyusun versi akhir yang bisa disetujui oleh Presiden Trump nantinya.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa usulan untuk mengembalikan dana riset yang sempat dibekukan oleh pemerintahan Trump, khususnya yang berkaitan dengan COVID-19, ditolak dalam pemungutan suara yang terbagi berdasarkan partai. Para senator menekankan bahwa prioritas presiden harus dihormati dalam menentukan arah riset.
Situasi ini terjadi di tengah ketegangan karena sempat adanya pemblokiran dana NIH tahun 2025 yang menyebabkan penundaan pengajuan dana penelitian. Meski begitu, para senator dari kedua partai menekankan pentingnya mendukung NIH agar riset kesehatan dapat terus berjalan tanpa gangguan berarti.
Analisis Ahli
Jennifer Zeitzer
Kenaikan anggaran NIH sebesar 400 juta dolar menunjukkan dukungan yang kuat di Capitol Hill dan menghindari dampak buruk dari pemotongan 40% yang diusulkan.

