AI summary
NIH menghadapi tantangan besar dalam pemberian grant di bawah administrasi Trump. Keterlambatan dalam pengucuran anggaran dapat berdampak negatif pada penelitian sains. Karyawan NIH menunjukkan dedikasi untuk memenuhi tenggat waktu meskipun dalam kondisi yang sulit. National Institutes of Health (NIH) adalah lembaga terbesar di dunia yang mendanai penelitian biomedis. Pada tahun fiskal terbaru, mereka mengalami masalah besar ketika pengelolaan dana hibah terlambat hingga 5 miliar dolar, sebagian besar akibat kebijakan pemerintahan Donald Trump yang mengurangi staf dan menunda proses persetujuan hibah.Peneliti dan staf NIH sangat khawatir bahwa dana yang tidak dipakai akan dikembalikan ke pemerintah, bukan digunakan untuk penelitian penting. Namun, upaya keras karyawan NIH dengan kerja lembur dan pengorbanan mampu mengejar ketertinggalan itu sehingga seluruh anggaran 48 miliar dolar berhasil dibelanjakan tepat waktu pada akhir September.Sayangnya, perubahan kebijakan membuat NIH harus mengalokasikan dana dalam jumlah besar di awal untuk beberapa proyek, sehingga banyak institusi dan peneliti baru yang gagal memperoleh dana. Akibatnya, tingkat keberhasilan dalam mengajukan hibah mencapai rekor terendah dan hal ini sangat mengecilkan hati para peneliti.Kebijakan administrasi Trump membuat NIH juga memutuskan menghentikan beberapa proyek penelitian, termasuk yang terkait COVID-19, tidak sesuai dengan prioritas pemerintah saat itu. Selain itu, ada pengawasan tambahan dari departemen yang dipimpin oleh Elon Musk yang menghambat pembayaran dana hibah.Meskipun semua tekanan ini, ada semangat besar di antara karyawan NIH untuk menyelesaikan masalah ini demi kemajuan ilmu pengetahuan. Namun, banyak pihak mengkhawatirkan dampak jangka panjang dari kebijakan ini terhadap inovasi dan motivasi para ilmuwan di Amerika Serikat.
Kebijakan yang diterapkan telah membebani sistem yang sebelumnya berjalan dengan baik dan mengabaikan pentingnya distribusi dana yang merata untuk kemajuan ilmu pengetahuan. Jika tren ini berlanjut, dampaknya bisa sangat merugikan bagi masa depan inovasi dan kemajuan kesehatan global.