
Courtesy of CNBCIndonesia
Samsung Gandakan Perangkat Galaxy AI Jadi 800 Juta Unit untuk Saingi Apple dan China
Samsung berambisi menggandakan jumlah perangkat yang dilengkapi fitur AI Galaxy menjadi 800 juta unit pada 2026, untuk memperkuat posisinya dalam persaingan AI global sekaligus mengembalikan dominasi pasar ponsel pintar.
06 Jan 2026, 08.15 WIB
27 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Samsung berambisi untuk mengintegrasikan teknologi AI ke dalam 800 juta perangkat seluler pada tahun 2026.
- Pasar ponsel lipat diperkirakan akan tumbuh meskipun menghadapi persaingan ketat dari produsen lain.
- Krisis chip memori global dapat mempengaruhi margin keuntungan Samsung di sektor ponsel pintar.
Jakarta, Indonesia - Samsung berencana untuk menggandakan jumlah perangkat yang menggunakan fitur Galaxy AI menjadi 800 juta unit pada tahun 2026. Langkah ini menunjukkan ambisi Samsung untuk menjadi pemimpin dalam persaingan global di bidang kecerdasan buatan yang semakin ketat.
Hingga tahun kemarin, Samsung sudah memasang teknologi AI berbasis Google Gemini ke sekitar 400 juta perangkat, termasuk smartphone dan tablet. Mereka juga berperan besar dalam ekosistem Android, yang membantu Google bersaing dengan OpenAI dan pengembang AI lainnya.
Samsung juga ingin menguasai kembali pasar ponsel pintar dari Apple dan menahan laju pertumbuhan pesaing asal China. Fokus mereka tidak hanya di ponsel, tapi juga di televisi dan peralatan rumah tangga yang terintegrasi dengan layanan AI.
Meskipun begitu, Samsung menghadapi masalah kelangkaan chip memori yang mengurangi margin keuntungan di bisnis ponsel. Selain itu, pertumbuhan pasar ponsel lipat Samsung lebih lambat dari yang diharapkan, meskipun mereka optimistis segmen ini akan populer dalam 2-3 tahun ke depan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260106074458-37-699874/hp-samsung-berubah-total-bos-besar-bilang-begini
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260106074458-37-699874/hp-samsung-berubah-total-bos-besar-bilang-begini
Analisis Ahli
Andrew Ng
"Integrasi AI ke dalam perangkat konsumen adalah langkah penting yang akan menentukan siapa yang bertahan dalam ekosistem teknologi. Samsung dengan dukungannya terhadap Google Gemini menunjukkan sinyal positif untuk inovasi yang berkelanjutan."
Fei-Fei Li
"Adopsi teknologi AI seperti yang dilakukan Samsung sangat krusial, tapi tantangan terbesar adalah memastikan pengalaman pengguna yang mulus dan bernilai tambah, bukan sekadar gimmick teknologi."
Analisis Kami
"Samsung memahami bahwa AI bukan sekadar fitur tambahan, tapi sudah menjadi kebutuhan utama untuk tetap kompetitif di industri teknologi masa depan. Namun, tekanan kelangkaan chip memori bisa menjadi batu sandungan yang serius, dan perusahaan harus cermat mengatur harga agar pelanggan tetap tertarik tanpa mengorbankan profitabilitas."
Prediksi Kami
Samsung akan terus memperluas penggunaan teknologi AI di semua produk mereka, sekaligus menghadapi persaingan ketat di pasar ponsel lipat seiring kemunculan kompetitor baru seperti Apple dan perusahaan China.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa rencana Samsung terkait perangkat seluler dan AI?A
Samsung berencana menggandakan jumlah perangkat seluler yang dibekali fitur Galaxy AI menjadi 800 juta unit pada tahun 2026.Q
Apa target Samsung untuk jumlah perangkat yang dibekali Galaxy AI pada tahun 2026?A
Target Samsung adalah 800 juta perangkat yang dibekali Galaxy AI pada tahun 2026.Q
Siapa yang menjadi pesaing utama Samsung di bidang AI?A
Pesaing utama Samsung di bidang AI adalah Google dan OpenAI.Q
Apa tantangan yang dihadapi Samsung dalam bisnis ponsel pintar?A
Tantangan yang dihadapi Samsung dalam bisnis ponsel pintar adalah kelangkaan chip memori global yang dapat mempengaruhi margin.Q
Bagaimana perkembangan pasar ponsel lipat menurut Samsung?A
Samsung optimis bahwa pasar ponsel lipat akan tumbuh dan menjadi arus utama dalam dua hingga tiga tahun ke depan.




