Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Samsung Tertekan Tarif AS, Proyeksi Penurunan Permintaan HP dan Chip di 2025

Bisnis
Ekonomi Makro
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
30 Apr 2025
278 dibaca
1 menit
Samsung Tertekan Tarif AS, Proyeksi Penurunan Permintaan HP dan Chip di 2025

Rangkuman 15 Detik

Samsung menghadapi tantangan besar akibat tarif yang diberlakukan oleh AS, yang berdampak pada permintaan produk.
Meskipun divisi mobile menunjukkan pertumbuhan, divisi chip mengalami penurunan profit yang signifikan.
Ketidakpastian dalam permintaan chip semikonduktor diperkirakan akan berlanjut sepanjang tahun 2025.
Samsung Electronics mengungkapkan dampak tarif yang diberlakukan pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Tarif ini mempengaruhi permintaan produk konsumen seperti HP dan bisnis semikonduktor. Samsung melaporkan profit operasional di Q1 2025 sebesar 6,7 triliun won, naik 1,2% YoY, namun sahamnya turun 0,4% pasca laporan kinerja. Tarif tinggi AS atas barang-barang China dan pembatasan penjualan chip AI ke China mengancam permintaan komponen elektronik Samsung. Samsung mempertimbangkan merelokasi produksi TV dan perangkat rumah tangga sebagai respons atas tarif Trump. Permintaan chip diprediksi tetap solid di Q2 2025, didorong pembelian server AI setelah penangguhan tarif. Divisi perangkat mobile dan bisnis jaringan Samsung melaporkan peningkatan profit 23% di Q1 2025 menjadi 4,3 triliun won. Namun, divisi chip mencatat profit operasional yang turun 42% menjadi 1,1 triliun won. Analis memprediksi sepertiga pendapatan HBM Samsung berasal dari China, sementara SK Hynix melaporkan profit operasional Q1 2025 yang tumbuh 158% menjadi 7,4 triliun won.

Analisis Ahli

Ryu Young-ho
Penjelasan Samsung mengenai pemulihan kinerja di semester kedua kurang meyakinkan mengingat kondisi makro ekonomi yang masih sangat tidak pasti.