
Courtesy of CNBCIndonesia
Trump Longgarkan Larangan Ekspor Chip Canggih ke China, Buka Peluang Baru
Menyampaikan perubahan kebijakan ekspor chip dan peralatan pembuat chip dari AS ke China serta dampaknya pada perusahaan teknologi besar dan manufaktur chip di China.
02 Jan 2026, 13.20 WIB
166 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kebijakan ekspor AS terhadap China dapat berubah seiring waktu.
- Perusahaan seperti TSMC, Samsung, dan SK Hynix mendapatkan lisensi untuk mengimpor peralatan chip.
- Larangan sebelumnya terhadap ekspor chip canggih berdampak pada hubungan perdagangan antara AS dan China.
Nanjing, China - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sempat sangat ketat dalam melarang ekspor chip kecerdasan buatan (AI) dan teknologi pembuatan chip canggih ke China. Kebijakan tersebut bertujuan untuk membatasi kemajuan teknologi China dan menjaga keunggulan industri semikonduktor Amerika.
Namun di penghujung tahun 2025, Trump mulai berubah sikap dan membuka akses ekspor chip dan peralatan pembuat chip ke China. Nvidia, misalnya, mendapat izin mengekspor chip H200 yang merupakan salah satu prosesor tercanggih ke China.
Tak hanya Nvidia, Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC) juga mendapat lisensi tahunan dari pemerintah AS untuk mengimpor peralatan manufaktur chip ke pabriknya di Nanjing, China, tanpa perlu mendapatkan lisensi vendor individual tiap kali mengimpor.
Lisensi tersebut berlaku untuk tahun 2026, sementara sebelumnya Samsung Electronics dan SK Hynix juga telah mendapat pengecualian pembatasan ekspor yang berakhir pada 31 Desember 2025. Pabrik TSMC di Nanjing sendiri memproduksi chip dengan teknologi 16 nanometer dan memberikan kontribusi 2,4% terhadap pendapatan perusahaan.
Meski pelonggaran ini terjadi, TSMC masih dilarang mengekspor chip jenis 7 nanometer atau lebih canggih ke China. Hal ini terkait dengan sanksi dagang yang diberlakukan AS setelah ditemukan bahwa chip TSMC digunakan dalam produk AI Huawei, yang melanggar ketentuan ekspor.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260102115235-37-699131/trump-berubah-total-di-2026-semuanya-dikasih-buat-china
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260102115235-37-699131/trump-berubah-total-di-2026-semuanya-dikasih-buat-china
Analisis Ahli
James Lewis (pakar teknologi dan kebijakan AS)
"Pelambatan kebijakan ekspor ini merupakan upaya strategis untuk menyeimbangkan tekanan geopolitik dan kebutuhan industri teknologi AS yang bergantung pada pasar China. Namun, ini bukan berarti AS melemahkan pengawasan atas teknologi sensitif, melainkan menyesuaikan dengan dinamika bisnis global."
Analisis Kami
"Meski ada pelonggaran kebijakan ekspor, AS tetap mempertahankan kontrol ketat atas chip tercanggih untuk menjaga keunggulan teknologi. Keputusan ini mencerminkan ketegangan geopolitik yang rumit antara membuka kerjasama ekonomi dan menjaga keamanan nasional. Perusahaan teknologi harus pandai menavigasi regulasi yang berubah cepat ini agar tetap kompetitif tanpa melanggar aturan."
Prediksi Kami
Pelonggaran kebijakan ekspor chip dan peralatan pembuat chip dari AS ke China dapat meningkatkan produksi chip di China dan memperkuat posisi perusahaan teknologi China di pasar global, meskipun risiko pelanggaran sanksi tetap ada.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi dengan kebijakan ekspor chip ke China pada akhir 2025?A
Pada akhir 2025, Trump mulai melonggarkan kebijakan ekspor chip ke China.Q
Siapa yang mengeluarkan lisensi tahunan untuk TSMC Nanjing?A
Pemerintah AS mengeluarkan lisensi tahunan untuk TSMC Nanjing.Q
Apa yang dilakukan Trump terkait hubungan dengan China?A
Trump sebelumnya menerapkan kebijakan ketat tetapi kemudian membuka akses untuk ekspor chip.Q
Mengapa TSMC mendapatkan lisensi ekspor dari pemerintah AS?A
TSMC mendapatkan lisensi ekspor untuk mengimpor peralatan dari AS tanpa perlu lisensi vendor individual.Q
Apa dampak dari larangan ekspor chip yang diterapkan oleh AS sebelumnya?A
Larangan ekspor chip sebelumnya menghalangi TSMC untuk mengekspor chip canggih ke China.


