NASA Diduga Bunuh Alien Mars, Harus Cari Mikroba Lewat Garam Bukan Air
Courtesy of CNBCIndonesia

NASA Diduga Bunuh Alien Mars, Harus Cari Mikroba Lewat Garam Bukan Air

Mengungkap kemungkinan bahwa misi Viking 1 secara tidak sengaja membunuh organisme hidup Mars dan menyarankan strategi baru untuk pencarian kehidupan di Mars yang lebih efektif dengan mengikuti jejak garam.

01 Jan 2026, 11.50 WIB
143 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Viking 1 mungkin secara tidak sengaja membunuh makhluk hidup Mars selama eksperimen.
  • Pencarian kehidupan di Mars perlu fokus pada garam, bukan hanya air.
  • Pemahaman yang lebih baik tentang ekosistem Mars diperlukan untuk misi pencarian kehidupan di masa depan.
Jakarta, Indonesia - Pada tahun 1970-an, NASA mengirim misi Viking 1 ke Mars dengan tujuan mencari tanda-tanda kehidupan. Mereka melakukan eksperimen dengan mencampurkan air dan nutrien ke dalam sampel tanah Mars dengan asumsi bahwa makhluk hidup di Mars membutuhkan air seperti makhluk hidup di Bumi. Namun, eksperimen ini mungkin telah membunuh makhluk hidup Mars yang sebenarnya ada.
Dirk Schulze-Makuch, ahli astrobiologi dari Jerman, menyatakan bahwa mungkin makhluk hidup di Mars membutuhkan cairan garam yang berbeda dengan air biasa di Bumi. Menurutnya, organisme Mars tersebut tidak tahan jika tiba-tiba terkena air dalam jumlah besar, sehingga eksperimen Viking 1 mungkin secara tidak sengaja membunuh mereka.
Contoh kehidupan serupa ditemukan di Bumi, seperti mikroba yang hidup di Padang Pasir Atacama di Cile, yang bisa bertahan dalam iklim yang sangat kering dan hanya dengan cairan garam dalam jumlah tertentu. Bahkan, hujan deras dapat membunuh 70-80% mikroba tersebut karena mereka tak dapat menyesuaikan diri dengan air berlebihan secara tiba-tiba.
Schulze-Makuch menyarankan bahwa pencarian kehidupan di Mars ke depannya harus melakukan pendekatan yang berbeda, yaitu mengikuti jejak garam yang bisa menjadi habitat bagi mikroba Mars, bukan hanya mengejar air seperti yang selama ini dilakukan NASA. Ini akan membantu menghindari hilangnya organisme yang mungkin selama ini diabaikan.
Hampir 50 tahun setelah misi Viking, kini saatnya menyusun misi baru dengan pemahaman yang lebih baik tentang ekosistem Mars, agar bisa lebih berhasil dalam menemukan kehidupan yang ada di planet merah tersebut, terutama menghindari kesalahan yang sama yang dilakukan di masa lalu.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260101072159-37-698841/nasa-pernah-bunuh-alien-di-mars-ini-penjelasannya

Analisis Ahli

Dirk Schulze-Makuch
"Menganggap eksperimen Viking 1 membunuh organisme Mars karena mereka tidak mampu bertahan terhadap air murni, dan menyarankan pencarian kehidupan mengikuti jejak garam daripada air."
Para astrobiolog lain
"Menekankan pentingnya memahami ekosistem ekstrim yang berbeda dan tidak selalu menyerupai kehidupan di Bumi agar tidak mengulangi kesalahan yang sama."

Analisis Kami

"Penting untuk mengubah paradigma pencarian kehidupan di planet lain dengan memperhatikan kondisi unik mereka, seperti kebutuhan cairan garam di Mars. Eksperimen Viking 1 menunjukkan bahwa pendekatan konvensional kadang malah merugikan dan dapat menghancurkan tanda-tanda kehidupan yang ingin ditemukan."

Prediksi Kami

Di masa depan, misi pencarian kehidupan di Mars akan lebih fokus pada pencarian habitat dengan cairan garam yang sesuai, bukan hanya mengikuti keberadaan air, yang akan meningkatkan kemungkinan menemukan kehidupan mikroba Mars.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diduga dilakukan oleh Viking 1 terhadap makhluk hidup di Mars?
A
Viking 1 diduga telah secara tidak sengaja membunuh makhluk hidup di Mars selama eksperimen mereka.
Q
Siapa Dirk Schulze-Makuch dan apa kontribusinya terkait penelitian Mars?
A
Dirk Schulze-Makuch adalah ahli astrobiologi yang mengusulkan bahwa misi Viking 1 mungkin telah membunuh makhluk hidup di Mars.
Q
Apa hipotesis yang diajukan mengenai cara pencarian kehidupan di Mars?
A
Hipotesis yang diajukan adalah sebaiknya pencarian kehidupan di Mars lebih fokus pada garam daripada hanya mengikuti keberadaan air.
Q
Mengapa terlalu banyak air dianggap berbahaya bagi kehidupan Mars?
A
Terlalu banyak air dianggap berbahaya karena dapat membunuh organisme yang tidak mampu bertahan dengan volume air yang besar dalam waktu singkat.
Q
Apa kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh Viking 1?
A
Kesimpulan dari penelitian adalah perlunya pemahaman yang lebih baik tentang ekosistem Mars untuk pencarian kehidupan di masa depan.