Ilmuwan Sebut NASA Pernah Bunuh Mikroba Mars pada Misi Viking 1976
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
01 Agt 2025
11 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
NASA mungkin telah membunuh mikroba Mars melalui eksperimen mereka di tahun 1970-an.
Kehidupan di Mars mungkin lebih bergantung pada garam daripada air, mirip dengan mikroba di Padang Pasir Atacama.
Schulze-Makuch mengusulkan pendekatan baru untuk pencarian kehidupan di Mars dengan fokus pada garam.
NASA pada tahun 1976 melakukan misi Viking 1 untuk mencari kehidupan di Mars dengan cara menguji tanah Mars yang dicampur air dan nutrien. Tapi cara ini belum tentu sesuai karena di Mars mungkin kehidupan punya cara berbeda dalam bertahan hidup.
Ilmuwan Jerman bernama Dirk Schulze-Makuch mengatakan bahwa kehidupan mikroba di Mars mungkin bergantung pada garam untuk mendapatkan kelembapan, seperti mikroba yang hidup di tempat sangat kering di Bumi seperti Padang Pasir Atacama di Cile.
Menurut Schulze-Makuch, eksperimen Viking yang mencampurkan terlalu banyak air malah membunuh mikroba yang ada di Mars karena makhluk itu tidak terbiasa dengan air dalam jumlah besar.
Dia menyarankan agar pencarian kehidupan di Mars ke depannya fokus pada garam dan menggunakan cairan garam yang tepat sebagai habitat untuk mengangkut bakteri, bukan hanya mengikuti keberadaan air.
Setelah hampir 50 tahun, penelitian tentang kehidupan di Mars perlu diperbarui dengan pemahaman baru tentang bagaimana mikroba hidup dalam kondisi kering dan bagaimana garam memainkan peran penting dalam kelangsungan hidup mereka.
Analisis Ahli
Dirk Schulze-Makuch
Menekankan bahwa pencarian kehidupan di Mars harus beradaptasi dengan kondisi unik Mars dengan fokus pada garam sebagai sumber kelembapan, bukan air murni.Peneliti astrobiologi lain (umum)
Pendekatan untuk mengikuti garam daripada air akan meningkatkan kemungkinan menemukan bentuk kehidupan ekstremofilik di Mars.

