
Courtesy of SCMP
Studi Baru: Konsumsi Lemak Babi Moderat Ternyata Baik untuk Kesehatan
Untuk menunjukkan bahwa konsumsi lemak hewan, khususnya lemak babi (lard) dalam jumlah sedang, dapat memberikan manfaat metabolik dengan mengatur homeostasis jaringan adiposa sehingga menantang pandangan lama tentang lemak hewani yang dianggap selalu tidak sehat.
24 Des 2025, 13.00 WIB
112 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Konsumsi lemak hewan, seperti lard, dapat memberikan manfaat kesehatan jika dilakukan dalam jumlah moderat.
- Temuan ini menantang pandangan umum tentang lemak jenuh dan kesehatan.
- Penelitian menunjukkan hubungan antara diet berbasis daging babi dengan prevalensi obesitas dan diabetes yang lebih rendah.
Changsha, China - Biasanya, banyak orang menganggap lemak hewan seperti lemak babi itu tidak sehat dan menyebabkan penyakit. Namun, penelitian baru dari para ilmuwan China menunjukkan pandangan ini tidak sepenuhnya benar, apalagi jika lemak tersebut dikonsumsi dalam jumlah sedang sesuai rekomendasi.
Tim peneliti dari beberapa universitas di China menemukan bahwa makan lemak babi secara moderat bisa membantu mengurangi penumpukan lemak tubuh dan meredakan peradangan pada jaringan lemak. Hal ini membantu proses metabolisme tubuh tetap seimbang dan sehat.
Temuan ini menantang anjuran kesehatan lama yang selalu menyarankan mengganti lemak hewani dengan minyak nabati seperti minyak sayur, yang merupakan lemak tak jenuh. Meski sudah ada masukan tersebut, kasus obesitas justru makin meningkat di China.
Peneliti juga menunjukkan dari studi-studi sebelumnya bahwa orang yang makan daging babi dan lemaknya justru memiliki risiko obesitas dan diabetes yang lebih rendah dibandingkan mereka yang mengikuti pola makan berbasis tanaman atau vegetarian.
Baca juga: Makanan Minim Proses Bantu Turunkan Berat Badan Lebih Efektif Dibanding Makanan Ultra-Olahan
Kesimpulannya, makan lemak babi dalam batas wajar, yaitu sekitar 25 persen dari total energi harian, bisa memberikan manfaat metabolik yang baik, bukan risiko seperti yang selama ini diyakini banyak orang.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3337587/lard-can-actually-keep-you-fit-and-feeling-more-comfortable-chinese-study-finds?module=top_story&pgtype=subsection
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3337587/lard-can-actually-keep-you-fit-and-feeling-more-comfortable-chinese-study-finds?module=top_story&pgtype=subsection
Analisis Ahli
Dr. Ancel Keys
"Bukti awal dari penelitian ini mengingatkan pentingnya konteks dan keseimbangan dalam asupan lemak, bukan sekadar menghitung jenis asam lemak secara terpisah."
Prof. Dariush Mozaffarian
"Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas dan jumlah lemak dalam diet harus diperhatikan bersama, bukan semata-mata menghindari lemak jenuh."
Dr. Walter Willett
"Data ini mendukung ide bahwa lemak hewani dengan konsumsi moderat dapat menjadi bagian dari pola makan sehat yang seimbang."
Analisis Kami
"Studi ini menantang dogma lama yang terlalu menggeneralisasi negatifnya konsumsi lemak hewani tanpa mempertimbangkan dosis dan konteks asupan. Sebagai ahli, saya melihat ini sebagai kesempatan penting untuk meninjau kembali panduan diet yang ada agar tidak mengabaikan potensi manfaat sebenarnya dari lemak jenuh dalam keseimbangan yang tepat."
Prediksi Kami
Pandangan tentang konsumsi lemak hewan berpotensi mengalami perubahan signifikan di masa depan, sehingga panduan diet dan anjuran kesehatan mungkin akan mulai memasukkan konsumsi lemak jenuh dalam jumlah sedang sebagai bagian dari pola makan sehat.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa temuan utama dari penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan China?A
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi lard dalam jumlah moderat dapat mengurangi akumulasi lemak dan peradangan dalam jaringan adiposa.Q
Bagaimana konsumsi lemak hewan seperti lard mempengaruhi kesehatan?A
Konsumsi lemak hewan dapat memberikan manfaat metabolik dengan mengatur homeostasis jaringan adiposa.Q
Apa rekomendasi diet harian dari pedoman gizi nasional China?A
Pedoman gizi nasional merekomendasikan 25 hingga 30 gram minyak masak per hari untuk orang dewasa.Q
Mengapa obesitas di China meningkat meskipun ada saran untuk mengkonsumsi lemak tak jenuh?A
Meskipun ada saran untuk mengkonsumsi lemak tak jenuh, tingkat obesitas meningkat, menunjukkan bahwa saran tersebut mungkin tidak efektif.Q
Apa yang ditunjukkan oleh penelitian sebelumnya tentang diet berbasis daging babi?A
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi diet berbasis daging babi memiliki prevalensi obesitas dan diabetes yang lebih rendah.



