Proyek Bor Superdalam Rusia dan Rencana Jepang Mengebor Mantel Bumi
Courtesy of CNBCIndonesia

Proyek Bor Superdalam Rusia dan Rencana Jepang Mengebor Mantel Bumi

Menggali lapisan dalam bumi untuk mendapatkan sampel mantel Bumi sekaligus menjadi bukti kemampuan teknologi dan teknik tinggi dalam ilmu pengeboran dan eksplorasi geologi.

15 Des 2025, 08.26 WIB
50 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Proyek Sumur Bor Superdalam Kola adalah salah satu proyek pengeboran paling ambisius yang pernah dilakukan, mencapai kedalaman yang luar biasa.
  • Kendala suhu tinggi dan kekurangan dana menjadi faktor utama penghentian proyek tersebut.
  • Jepang berencana untuk melanjutkan eksplorasi mantel Bumi dengan proyek pengeboran baru yang memiliki tujuan ilmiah yang signifikan.
Lingkaran Arktik, Rusia - Rusia pernah memulai proyek ambisius bernama Sumur Bor Superdalam Kola yang bertujuan mengebor hingga lapisan sangat dalam di bumi. Lubang bor ini mencapai kedalaman 12,2 kilometer dan terletak di Lingkaran Arktik. Namun, proyek ini membutuhkan waktu hampir 20 tahun dan akhirnya dihentikan karena suhu di dalam lubang bor sangat tinggi mencapai 180 derajat Celsius, yang dua kali lipat dari yang diperkirakan awalnya.
Kondisi politik dan ekonomi juga membuat proyek benar-benar terhenti karena runtuhnya Uni Soviet pada awal 1990-an yang menyebabkan kekurangan dana. Fasilitas pengeboran pun akhirnya ditutup setelah berhenti beroperasi selama beberapa tahun. Meski begitu, proyek ini menjadi pencapaian teknologi terbesar dalam sejarah pengeboran bumi dan membuka wawasan baru tentang struktur kerak bumi yang kompleks.
Salah satu klaim dari Rusia saat itu adalah menemukan air bebas, yaitu air yang tidak terikat pada batuan sehingga bisa bergerak bebas dalam gravitasi. Namun, kalangan ilmuwan internasional meragukan klaim tersebut karena kurangnya data transparan dari Rusia selama pengeboran berlangsung. Ahli pengeboran dari Jerman, Uli Harms, mengungkapkan skeptismenya terkait klaim ini.
Puluhan tahun kemudian, Jepang berencana melakukan proyek pengeboran serupa yang bertujuan mengambil sampel langsung dari mantel bumi. Menurut manajer program Badan Ilmu Kelautan dan Bumi Jepang, Sean Toczko, sampel mantel yang didapat akan sangat berharga untuk mempelajari pembentukan bumi dan proses geologi dalam jangka waktu yang sangat lama. Proyek ini dianggap mirip dengan perlombaan teknologi antariksa.
Pengeboran superdalam ini tidak hanya jadi ajang prestise negara dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan, tapi juga membuka banyak kemungkinan temu baru untuk ilmu geologi dan eksplorasi sumber daya alam. Dengan teknologi yang makin maju, proyek-proyek pengeboran seperti ini diprediksi akan makin berhasil dan memberikan data penting bagi masa depan ilmu bumi.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251215082230-37-694114/rusia-gali-lubang-neraka-terdengar-suara-seperti-jeritan

Analisis Ahli

Uli Harms
"Rusia kurang transparan dengan data pengeboran mereka terutama klaim penemuan air bebas, sehingga skeptisisme ilmiah tetap ada terhadap beberapa hasil proyek tersebut."

Analisis Kami

"Upaya pengeboran superdalam ini menunjukkan betapa kompleks dan menantangnya eksplorasi bumi dalam sekaligus menyoroti kebutuhan teknologi pendingin dan material yang tahan suhu ekstrem. Keterbatasan dana dan geopolitik sangat memengaruhi keberlangsungan proyek ilmiah besar seperti ini, sehingga kolaborasi internasional bisa menjadi kunci masa depan eksplorasi."

Prediksi Kami

Proyek pengeboran superdalam baru dari negara-negara seperti Jepang kemungkinan akan berkembang dengan teknologi yang lebih maju, membuka wawasan baru tentang struktur bumi dan potensi sumber daya tersembunyi di lapisan mantel.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Sumur Bor Superdalam Kola?
A
Sumur Bor Superdalam Kola adalah proyek pengeboran yang sangat dalam di Rusia yang mencapai kedalaman 12,2 km.
Q
Mengapa proyek Sumur Bor Kola dihentikan?
A
Proyek Sumur Bor Kola dihentikan karena suhu yang mencapai 180 derajat Celsius dan kurangnya dana setelah runtuhnya Uni Soviet.
Q
Siapa Sean Toczko dan apa perannya dalam proyek pengeboran?
A
Sean Toczko adalah manajer program di Badan Ilmu Kelautan dan Bumi Jepang yang terlibat dalam proyek pengeboran untuk mendapatkan sampel mantel Bumi.
Q
Apa yang dimaksud dengan air bebas?
A
Air bebas adalah air yang tidak melekat pada permukaan batu atau tanah, sehingga dapat bergerak bebas.
Q
Apa tujuan proyek pengeboran yang direncanakan oleh Jepang?
A
Tujuan proyek pengeboran yang direncanakan oleh Jepang adalah untuk mendapatkan sampel mantel Bumi yang lebih dekat dengan permukaan.