Diaspora yang Dipicu oleh Perubahan Iklim Sudah Tiba
Courtesy of Wired

Rangkuman Berita: Diaspora yang Dipicu oleh Perubahan Iklim Sudah Tiba

Wired
Dari Wired
26 November 2024 pukul 11.40 WIB
73 dibaca
Share
Banyak tempat di dunia menjadi semakin tidak layak huni akibat perubahan iklim, dengan sekitar seperempat populasi manusia mengalami kekeringan dan ketidakamanan pangan. Diperkirakan, pada tahun 2070, satu per lima planet ini bisa menjadi terlalu panas untuk kehidupan manusia normal, yang dapat menyebabkan hingga 3,5 miliar orang harus pindah. Kenaikan permukaan laut juga dapat memindahkan 410 juta orang pada tahun 2100. Perpindahan penduduk ini akan sangat mempengaruhi komunitas miskin dan komunitas berwarna, yang paling sedikit memiliki sumber daya untuk beradaptasi dengan krisis iklim.
Untuk mengatasi masalah ini, kebijakan baru akan diperlukan, seperti melarang pembangunan di daerah berisiko tinggi dan mempersiapkan daerah yang lebih aman untuk menerima orang-orang yang harus pindah. Beberapa negara, seperti Kiribati, sudah mulai membeli tanah di negara lain untuk merelokasi penduduknya. Pada tahun 2025, kita akan melihat lebih banyak orang yang mulai pindah secara proaktif untuk menghindari dampak pemanasan global, dan asuransi juga akan berperan penting dalam perubahan ini. Dengan semakin banyak tempat yang menjadi tidak dapat diasuransikan, orang-orang akan mulai mempertanyakan arti rumah di tengah perubahan iklim yang semakin parah.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dimaksud dengan perpindahan iklim?
A
Perpindahan iklim adalah proses di mana orang-orang terpaksa pindah dari tempat tinggal mereka akibat dampak perubahan iklim seperti banjir dan kekeringan.
Q
Mengapa komunitas miskin lebih rentan terhadap dampak krisis iklim?
A
Komunitas miskin memiliki sumber daya yang lebih sedikit untuk beradaptasi dengan perubahan iklim dan sering kali menjadi yang pertama terkena dampak bencana alam.
Q
Apa langkah yang diambil oleh negara bagian New Jersey terkait banjir?
A
Negara bagian New Jersey telah membeli kembali properti di daerah yang paling terkena banjir untuk melarang pembangunan baru dan mengembalikan tanah ke alam.
Q
Apa itu Kerangka Kerja Regional Pasifik tentang Mobilitas Iklim?
A
Kerangka Kerja Regional Pasifik tentang Mobilitas Iklim adalah inisiatif yang bertujuan untuk mengatasi masalah relokasi akibat perubahan iklim dan memastikan hak asasi manusia dihormati.
Q
Bagaimana perubahan dalam Program Asuransi Banjir Nasional mempengaruhi biaya asuransi?
A
Perubahan dalam Program Asuransi Banjir Nasional menyebabkan lonjakan biaya asuransi di banyak tempat, membuat daerah berisiko tinggi menjadi tidak terasuransikan.

Rangkuman Berita Serupa

Cuaca Katastropik Mendorong Kerugian Tertanggung ke Tingkat Tertinggi Sejak 2017YahooFinance
Sains
3 bulan lalu
100 dibaca
Cuaca Katastropik Mendorong Kerugian Tertanggung ke Tingkat Tertinggi Sejak 2017
Saatnya bagi Orang Tua untuk Berperan dalam Perjuangan untuk Udara BersihWired
Sains
3 bulan lalu
64 dibaca
Saatnya bagi Orang Tua untuk Berperan dalam Perjuangan untuk Udara Bersih
Perubahan Iklim dan Dunia Kerja: Penciptaan dan Penghancuran, Evolusi dan PergerakanForbes
Sains
4 bulan lalu
30 dibaca
Perubahan Iklim dan Dunia Kerja: Penciptaan dan Penghancuran, Evolusi dan Pergerakan
Asuransi Bencana Berkembang di 2024: Tantangan dan Solusi InovatifForbes
Sains
4 bulan lalu
49 dibaca
Asuransi Bencana Berkembang di 2024: Tantangan dan Solusi Inovatif
Biaya Menumpuk Saat Perubahan Iklim Menambah Kerugian Asuransi Sebesar Rp 9.87 quadriliun ($600 Miliar) Forbes
Sains
4 bulan lalu
67 dibaca
Biaya Menumpuk Saat Perubahan Iklim Menambah Kerugian Asuransi Sebesar Rp 9.87 quadriliun ($600 Miliar)
2024 Kemungkinan Menjadi Tahun Terhangat yang Pernah Ada - Mengapa Ini Penting Bagi AndaForbes
Sains
4 bulan lalu
123 dibaca
2024 Kemungkinan Menjadi Tahun Terhangat yang Pernah Ada - Mengapa Ini Penting Bagi Anda