Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Gagal Mendaratkan Kembali Tahap Pertama Roket Reusable Zhuque-3

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
News Publisher
03 Des 2025
2097 dibaca
1 menit
China Gagal Mendaratkan Kembali Tahap Pertama Roket Reusable Zhuque-3

TLDR

Roket Zhuque-3 berhasil mencapai orbit meskipun mengalami kegagalan dalam pemulihan.
LandSpace menyatakan bahwa mereka akan menyelidiki penyebab kebakaran pada tahap pertama roket.
China terus berusaha untuk mengikuti langkah Amerika Serikat dalam teknologi roket reusable.
China meluncurkan roket reusable pertama mereka yang disebut Zhuque-3 melalui perusahaan komersial LandSpace. Roket ini berhasil mencapai orbit rendah Bumi pada peluncuran perdananya dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan pada hari Rabu siang.Misi utama roket ini adalah membawa tahap pertama roket untuk mendarat kembali di lokasi yang telah ditentukan agar bisa digunakan ulang. Namun, tahap pertama mengalami gangguan saat fase pendaratan yang menyebabkan roket terbakar sebelum menyentuh tanah.LandSpace melaporkan bahwa tahap pertama gagal melakukan pendaratan lunak dan justru jatuh di tepi area pemulihan yang telah ditargetkan. Hal ini menyebabkan tes pemulihan dianggap gagal, meskipun roket berhasil mencapai orbit dengan sukses.Perusahaan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran dan kegagalan pendaratan tersebut. Langkah ini penting untuk mengembangkan teknologi roket yang dapat digunakan kembali dengan aman dan andal di masa depan.Meskipun Amerika Serikat masih menjadi satu-satunya negara yang berhasil melakukan pendaratan booster orbital, upaya China ini menandai kemajuan signifikan dalam teknologi luar angkasanya dan memperlihatkan persaingan global dalam pengembangan pesawat ruang angkasa reusable.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.