AI summary
LandSpace menjadi perusahaan pertama di dunia yang meluncurkan roket berbahan bakar metana dan oksigen cair. Perusahaan ini berencana untuk meluncurkan roket dapat digunakan kembali, Zhuque-3, pada tahun 2025. LandSpace sedang bersiap untuk penawaran umum perdana di pasar saham yang berfokus pada teknologi. LandSpace, perusahaan teknologi roket dari China, berhasil mencetak sejarah dengan meluncurkan roket berbahan bakar metana dan oksigen cair pertama di dunia pada Juli 2023. Keberhasilan ini mendahului kompetitor besar dari Amerika seperti SpaceX dan Blue Origin serta menunjukkan kemajuan teknologi luar angkasa dari perusahaan swasta China.Perusahaan ini kini sedang mengembangkan roket versi terbaru, Zhuque-3, yang dirancang bisa digunakan ulang. Roket ini dijadwalkan untuk melakukan peluncuran perdananya pada paruh kedua tahun 2025. Penggunaan roket yang dapat digunakan ulang akan menurunkan biaya dan waktu tunggu peluncuran, sehingga memberikan keuntungan kompetitif.LandSpace juga mengumumkan rencana untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal Shanghai STAR Market yang fokus pada perusahaan teknologi. Informasi mengenai jumlah dana yang ingin dikumpulkan belum diumumkan, tetapi hal ini menunjukkan langkah besar LandSpace untuk mendapatkan modal demi pengembangan teknologi lebih lanjut.Pendanaan perusahaan ini didukung oleh berbagai investor, termasuk HongShan (sebelumnya Sequoia Capital China), pengembang properti Country Garden, dan dana negara China SME Development Fund. Tahun 2020 dan 2023, LandSpace meraih pendanaan besar dengan total sekitar 2,1 miliar yuan, yang digunakan untuk pengembangan teknologi roket dan fasilitas uji coba.Keberhasilan pengembangan roket berbahan bakar metana dan rencana peluncuran roket dapat digunakan ulang mengindikasikan kemajuan teknologi ruang angkasa China yang semakin solid. Ini juga meningkatkan persaingan global di industri luar angkasa, mempercepat inovasi serta menurunkan biaya akses ke orbit.
Langkah LandSpace meluncurkan roket metana lebih awal dari saingan Amerika adalah bukti nyata kemajuan teknologi luar angkasa Tiongkok yang signifikan dan ambisius. Jika berhasil mengembangkan roket dapat digunakan ulang, mereka tidak hanya akan menghemat biaya besar tetapi juga mengubah lanskap kompetisi global di sektor ruang angkasa komersial.