Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

NASA dan Boeing Tunda Misi Berawak Starliner Demi Keselamatan Astronaut

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (4mo ago) astronomy-and-space-exploration (4mo ago)
26 Nov 2025
198 dibaca
2 menit
NASA dan Boeing Tunda Misi Berawak Starliner Demi Keselamatan Astronaut

Rangkuman 15 Detik

NASA dan Boeing memutuskan untuk menunda penerbangan astronaut Starliner demi keselamatan.
Misi Starliner berikutnya akan berfokus pada pengiriman kargo dan pengujian sistem.
SpaceX telah menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan Boeing dalam program pengangkutan astronaut.
Boeing dan NASA memutuskan untuk tidak mengirim astronaut dalam penerbangan Starliner berikutnya dan memilih untuk melakukan uji coba menggunakan pengiriman kargo. Keputusan ini diambil sebagai upaya memastikan keamanan sistem setelah masalah teknis pada misi pertama Starliner yang menyebabkan astronaut harus tinggal lama di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Pada misi Starliner pertama di tahun 2024, astronaut NASA Butch Wilmore dan Suni Williams berhasil merapatkan kapsul ke ISS, tetapi masalah serius pada thruster dan komponen lain membuat mereka terlambat kembali ke Bumi dan harus tinggal di ISS lebih dari sembilan bulan. Misi selanjutnya diundur dan dilakukan tanpa awak. Peluncuran uji coba kargo Starliner dijadwalkan paling cepat pada April 2026 setelah melalui rangkaian tes tambahan dan proses sertifikasi yang ketat. Boeing tetap berkomitmen untuk memperbaiki dan melanjutkan program Starliner dengan mengutamakan keselamatan astronaut. NASA juga mengurangi jumlah penerbangan Starliner dari enam menjadi empat. Jika uji coba kargo berjalan lancar, tiga penerbangan sisa akan digunakan untuk mengangkut astronaut sebelum ISS pensiun pada tahun 2030. Di sisi lain, SpaceX sudah meluncurkan 12 misi kru sejak tahun 2020 dan masih menjadi yang terdepan di bidang ini. Kontrak Boeing senilai 4,2 miliar dolar Amerika Serikat dan SpaceX senilai 2,6 miliar dolar Amerika Serikat diberikan oleh NASA pada 2014 untuk mengangkut astronaut setelah pensiunnya pesawat ulang-alik. Meski begitu, SpaceX menunjukkan kinerja dan keandalan yang lebih baik dibanding Boeing hingga saat ini.

Analisis Ahli

Steve Stich
NASA terus menguji secara ketat sistem propulsi Starliner untuk memastikan keselamatan sebelum melanjutkan penerbangan dengan astronaut.