Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Krisis Kekeringan Parah Di Tehran Bisa Picu Evakuasi Warga

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
10 Nov 2025
1034 dibaca
2 menit
Krisis Kekeringan Parah Di Tehran Bisa Picu Evakuasi Warga

TLDR

Tehran menghadapi krisis air yang semakin parah akibat penurunan curah hujan.
Pemerintah dan warga mencari solusi untuk mengatasi kekurangan air, namun tantangan tetap besar.
Krisis air di Iran sudah berlangsung lama dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah.
Tehran, ibu kota Iran, sedang menghadapi krisis kekeringan terburuk dalam sejarahnya akibat penurunan curah hujan yang sangat drastis dan waduk air yang hampir kosong. Warga setempat diminta untuk hemat menggunakan air karena krisis ini semakin parah. Presiden Iran bahkan mengingatkan bahwa jika air tetap langka, evakuasi massal mungkin diperlukan sebagai langkah terakhir.Waduk utama seperti Bendungan Latian dan Karaj kini hanya memiliki kurang dari 10% kapasitas airnya, bahkan sebagian besar air yang tersisa tidak lagi bisa digunakan. Kondisi ini diperparah oleh infrastruktur air yang sudah tua dan kebocoran saluran air yang masif. Pemerintah memperingatkan kemungkinan pemangkasan suplai air secara drastis sampai pada titik aliran air benar-benar berhenti di beberapa malam.Krisis ini tidak hanya terjadi di Tehran, tapi juga merambah ke kota besar lain seperti Mashhad di timur laut Iran, di mana cadangan air di bendungan utama hanya tersisa di bawah 3%. Pemerintah setempat juga mengeluarkan peringatan serius tentang kekeringan ini yang mengancam ketersediaan air dan kehidupan masyarakat di sana.Sejumlah pejabat, termasuk Minister Energi dan Kepala Pusat Krisis Iklim Iran, menegaskan bahwa selain faktor alam seperti curah hujan yang menurun hingga 92%, perang singkat dengan Israel juga berdampak pada sistem air melalui kerusakan infrastruktur. Meskipun masalah ini telah diingatkan berulang kali sejak lama oleh para pemimpin negara, belum ada langkah nyata dan efektif yang diambil untuk mengatasi krisis air.Pemerintah Iran kini berencana mengenakan sanksi pada rumah tangga dan bisnis yang menggunakan air dalam jumlah besar. Namun, situasinya tetap sangat genting dan warga diimbau untuk menyiapkan solusi darurat seperti tangki air atau membeli air botolan. Krisis kekeringan ini menjadi ancaman nyata bagi sekitar 16 juta penduduk di Tehran, Karaj, dan Mashhad yang harus dihadapi dalam waktu dekat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.