Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Jamur Sebagai Teknologi Komputasi Ramah Lingkungan Masa Depan

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (4mo ago) electronic-vehicles-and-batteries (4mo ago)
27 Okt 2025
18 dibaca
2 menit
Jamur Sebagai Teknologi Komputasi Ramah Lingkungan Masa Depan

Rangkuman 15 Detik

Jamur dapat berfungsi sebagai memristor dalam teknologi komputasi masa depan.
Penggunaan jamur dalam komputasi menawarkan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Penelitian ini membuka kemungkinan baru dalam pengembangan komponen elektronik yang lebih efisien dan murah.
Para peneliti di The Ohio State University menemukan bahwa jamur biasa seperti shiitake dan button mushrooms bisa digunakan sebagai komponen dalam komputer di masa depan. Jamur ini dapat diolah menjadi perangkat yang disebut memristor, yang mampu menyimpan dan memproses data dengan cara yang mirip otak manusia. Memristor ini mampu mengubah status listrik dengan sangat cepat dan mempertahankan informasi itu dengan baik selama beberapa bulan. Keunggulan utama teknologi ini adalah penggunaan energi yang jauh lebih rendah dibandingkan chip semikonduktor biasa, sehingga menghemat biaya dan mengurangi dampak buruk pada lingkungan. Dalam eksperimen, performa perangkat jamur menurun bila tegangan dikirim dengan frekuensi tinggi, tapi peneliti mengatasi masalah ini dengan menambah jumlah jamur dalam rangkaian. Selain itu, jamur sebagai bahan perangkat juga mudah didapat, mudah dibudidayakan, dan bahan dasarnya dapat terurai secara alami. Teknologi ini punya potensi besar untuk digunakan dalam berbagai bidang, seperti perangkat wearable yang hemat energi, sistem komputer di tepi jaringan (edge computing), bahkan untuk misi eksplorasi luar angkasa. Peneliti optimis bahwa miniaturisasi dan pengembangan lebih lanjut dapat membuat teknologi ini praktis dan mudah digunakan. Secara keseluruhan, penemuan ini membuka jalan untuk komputer yang tidak hanya canggih dan efisien tetapi juga ramah lingkungan. Jika berhasil dikembangkan secara massal, teknologi jamur ini bisa menjadi alternatif yang lebih hijau daripada perangkat elektronik yang saat ini menggunakan logam langka dan energi besar.

Analisis Ahli

John LaRocco
Memristor organik berbasis jamur menawarkan potensi besar dalam mengurangi konsumsi energi dan limbah elektronik, serta membuka peluang untuk komputasi neuromorfik yang lebih efisien.