Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Komputer Hidup: Masa Depan Komputasi Dengan Bakteri Sebagai Otak Pengolah

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
03 Sep 2025
1352 dibaca
1 menit
Komputer Hidup: Masa Depan Komputasi Dengan Bakteri Sebagai Otak Pengolah

TLDR

Proyek di Rice University berusaha mengembangkan sistem komputasi biologis menggunakan mikroba.
Mikroba dapat dihubungkan untuk membentuk jaringan komputer yang dapat belajar dan beradaptasi.
Sistem ini berpotensi meningkatkan efisiensi energi dan aplikasi dalam diagnostik medis dan pemantauan lingkungan.
Para peneliti di Rice University sedang mengembangkan teknologi komputer yang terbuat dari sel hidup, khususnya mikroba, bukan dari silikon. Teknologi ini bertujuan untuk menciptakan komputer biologis yang sangat efisien dalam menggunakan energi dan mampu beradaptasi dengan lingkungannya.Masing-masing mikroba diperlakukan sebagai prosesor kecil yang dapat saling berkomunikasi melalui sinyal kimia atau listrik. Dengan menghubungkan mikroba tersebut, mereka bisa membentuk jaringan komputasi paralel yang sangat kuat dan responsif.Pendekatan ini diharapkan menghasilkan sistem yang belajar dan beradaptasi seiring waktu, memungkinkan komputer biologis untuk mengenali pola dan merespon input kimia yang kompleks, sesuatu yang sulit dilakukan oleh komputer konvensional.Selain Rice University, perusahaan seperti FinalSpark di Swiss sudah mulai mengembangkan komputer yang menggunakan organoid otak manusia yang dapat disewa secara online sebagai platform AI hemat energi. Proyek ini unik karena fokus pada penggunaan mikroba sebagai dasar komputasi.Proyek ini juga memperhatikan dampak etis dan sosial dari komputer yang terprogram dengan sel hidup, serta bagaimana teknologi ini diatur dan diterima oleh masyarakat. Jika berhasil, aplikasi utama termasuk biosensor medis dan pemantauan lingkungan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.