Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Meta Dan TikTok Melanggar Aturan Uni Eropa Soal Konten Ilegal Dan Transparansi

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
24 Okt 2025
1322 dibaca
2 menit
Meta Dan TikTok Melanggar Aturan Uni Eropa Soal Konten Ilegal Dan Transparansi

TLDR

Meta dan TikTok menghadapi pelanggaran serius terhadap Digital Services Act.
Penggunaan 'dark patterns' dapat merugikan pengguna dalam melaporkan konten ilegal.
Kedua perusahaan dapat dikenakan denda besar jika tidak memperbaiki masalah yang diidentifikasi.
Komisi Eropa mengeluarkan keputusan awal yang menyatakan bahwa platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok melanggar aturan dalam Digital Services Act (DSA). Aturan ini mengatur bagaimana perusahaan harus menangani konten ilegal, melakukan moderasi, dan menjaga transparansi dalam operasi mereka.Meta, yang mengelola Facebook dan Instagram, diketahui menggunakan desain antarmuka yang membingungkan atau dikenal sebagai ‘dark patterns’ sehingga menyulitkan pengguna untuk melaporkan konten ilegal atau menantang keputusan moderasi. Hal ini sangat berbahaya karena konten yang dilarang seperti materi pelecehan anak atau terorisme menjadi sulit dihapus.Selain itu, Meta dan TikTok juga dinilai memiliki prosedur yang memberatkan bagi para peneliti yang ingin mengakses data publik di platform mereka. Hal ini bertentangan dengan kewajiban transparansi di bawah DSA dan menghambat pengawasan independen terhadap sosial media.Sebagai konsekuensi, kedua perusahaan dapat dikenakan denda hingga 6 persen dari pendapatan tahunan global mereka jika keputusan ini resmi dan tidak ada perubahan yang dilakukan untuk memenuhi standar UE. Kedua perusahaan juga bisa mengajukan banding atau memperbaiki kebijakan mereka terlebih dahulu.Langkah ini menunjukkan komitmen Uni Eropa untuk memperketat regulasi teknologi besar agar lebih bertanggung jawab dan menjamin perlindungan pengguna dari konten berbahaya sekaligus meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan data dan transparansi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.