Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Bangun Pusat Data Bawah Laut Berdaya Angin untuk Efisiensi Energi

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (5mo ago) climate-and-environment (5mo ago)
24 Okt 2025
77 dibaca
2 menit
China Bangun Pusat Data Bawah Laut Berdaya Angin untuk Efisiensi Energi

Rangkuman 15 Detik

Pusat data bawah laut ini merupakan terobosan dalam integrasi energi terbarukan dengan infrastruktur komputasi.
Penggunaan energi angin dan pendinginan dengan air laut mengurangi konsumsi energi dan jejak karbon secara signifikan.
Shanghai berkomitmen untuk menjadi pusat inovasi komputasi cerdas dan energi bersih di masa depan.
China telah menyelesaikan pembangunan pusat data bawah laut pertama di dunia yang menggunakan tenaga angin lepas pantai sebagai sumber listrik utamanya. Proyek ini berada di Lin-gang Special Area, Shanghai, dengan nilai investasi sebesar 226 juta USD. Ini merupakan terobosan penting dalam menggabungkan energi terbarukan dengan teknologi komputasi mutakhir. Pusat data ini memiliki kapasitas tenaga listrik 24 megawatt dan mengandalkan sekitar 97 persen dari energi yang berasal dari pembangkit angin lepas pantai. Selain itu, dampak lingkungan juga diminimalkan melalui penggunaan air laut untuk pendinginan, yang secara signifikan mengurangi konsumsi energi dan penggunaan lahan dibandingkan pusat data konvensional. Dengan rasio penggunaan daya efektif (PUE) di bawah 1,15, fasilitas ini jauh lebih efisien dibandingkan standar nasional China yang menargetkan 1,25 pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa pusat data bawah laut dapat menghemat listrik dan menekan konsumsi air secara dramatis, menjadikannya solusi berkelanjutan di masa depan. Shanghai berambisi menjadikan kawasan pesisirnya sebagai pusat inovasi energi bersih dan komputasi pintar yang bernilai miliaran dolar serta mencapai kapasitas komputasi hebat mencapai 200 exaFLOPS. Beberapa perusahaan besar telah berkolaborasi untuk membangun cluster pusat data di bawah laut dengan kapasitas sampai 500 megawatt guna mendukung tujuan ini. Meskipun teknologi ini menjanjikan, para ahli menyatakan bahwa pengembangan lebih lanjut diperlukan supaya biaya pembangunan dan operasional bisa ditekan, sehingga teknologi dapat diterapkan secara masif. Fokus ke depan adalah meningkatkan teknologi, perbaikan operasional, dan pencapaian standar karbon rendah.

Analisis Ahli

Wang Shifeng
Proyek ini masih dalam tahap awal dan memerlukan kemajuan dalam kematangan teknologi dan optimasi biaya untuk transisi dari proyek demonstrasi ke aplikasi skala besar.