Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Shanghai Bangun Pusat Data Besar, Tingkatkan Kapasitas AI hingga 100 Exaflops

Teknologi
Kecerdasan Buatan
SCMP SCMP
05 Agt 2025
194 dibaca
2 menit
Shanghai Bangun Pusat Data Besar, Tingkatkan Kapasitas AI hingga 100 Exaflops

Rangkuman 15 Detik

China berupaya meningkatkan kapasitas komputasi AI melalui pembangunan pusat data.
Daya komputasi China telah menempatkannya sebagai yang kedua di dunia setelah AS.
Pertumbuhan pasar pusat data di China diperkirakan akan terus meningkat dengan dukungan pemerintah.
Pada tahun 2024, China tercatat memiliki kapasitas komputasi hingga 246 exaflops, menempatkannya sebagai negara dengan daya komputasi terbesar kedua dunia setelah Amerika Serikat. Peningkatan ini menunjukkan kemajuan pesat China dalam membangun infrastruktur teknologi digital mereka yang dapat mendukung kecerdasan buatan. Shanghai merencanakan pembangunan setidaknya lima pusat data besar baru sebelum akhir tahun ini untuk memenuhi kebutuhan komputasi yang terus meningkat. Pusat data ini diharapkan akan meningkatkan kapasitas komputasi AI di kota tersebut hingga melebihi 100 exaflops, yang sangat mendukung penelitian dan pengembangan AI. Peningkatan kapasitas komputasi ini adalah hasil dari dorongan pemerintah dan dukungan kebijakan yang kuat, termasuk promosi teknologi DeepSeek yang memperkenalkan model AI open source berperforma tinggi sejak Januari 2024. Hal ini memicu gelombang baru pembangunan pusat data di seluruh China. Menurut laporan Moody's, pasar pusat data di wilayah Asia-Pasifik akan bertumbuh sekitar 20 persen setiap tahun hingga tahun 2030. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan pemerintah dan berkembangnya operator domestik menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pengembangan infrastruktur AI secara berkelanjutan. Inisiatif Shanghai mencerminkan komitmen lokal pemerintah Tiongkok dalam memperkuat posisi mereka di dunia teknologi AI melalui pengembangan infrastruktur digital yang canggih, sekaligus memenuhi permintaan komputasi dari berbagai sektor teknologi modern.

Analisis Ahli

Kai-Fu Lee
Investasi besar dalam pusat data dan infrastruktur AI merupakan fondasi penting untuk dominasi teknologi masa depan China, namun kolaborasi internasional tetap kunci keberhasilan jangka panjang.
Andrew Ng
Pengembangan kapasitas komputasi yang cepat akan mempercepat inovasi AI, tetapi efektivitasnya tergantung pada kualitas data dan talenta yang tersedia.