Bunni DEX Tutup Usai Kehilangan 8,4 Juta Dolar, Teknologi Dibuka untuk Publik
Finansial
Mata Uang Kripto
23 Okt 2025
271 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bunni DEX tutup setelah kehilangan $8.4 juta akibat eksploitasi.
Tim Bunni open-source kontrak pintarnya untuk mendukung pengembang baru.
Kadena juga menghadapi tantangan besar di pasar meski jaringannya masih beroperasi.
Bunni DEX, sebuah platform pertukaran terdesentralisasi yang dibangun di atas Uniswap v4, mengumumkan akan menutup operasinya setelah mengalami eksploitasi sebesar 8,4 juta dolar yang menguras dana di jaringan Ethereum dan Unichain. Insiden ini membuat platform tidak mampu lagi melanjutkan pengembangan karena kekurangan dana untuk audit dan keamanan.
Sebelum serangan terjadi, Bunni DEX telah menunjukkan pertumbuhan yang sangat cepat, dengan total nilai terkunci (TVL) melonjak dari 2,23 juta dolar pada Juni menjadi hampir 80 juta dolar pada pertengahan Agustus. Namun, serangan yang dilakukan pada 2 September memaksa platform menghentikan semua layanannya seketika.
Sebagai respons terhadap situasi ini, tim Bunni merilis kontrak pintar versi 2 mereka secara open-source dengan lisensi MIT. Langkah ini memungkinkan pengembang lain untuk menggunakan teknologi Bunni, termasuk fungsi distribusi likuiditas khusus, biaya surge, dan pembalancing otomatis, dalam proyek DeFi baru selanjutnya.
Selain Bunni, proyek lain seperti Kadena juga menghadapi kesulitan berat dan menutup sebagian operasinya. Penurunan pasar serta kegagalan dalam menarik adopsi yang luas menjadi alasan utama mereka. Ini menjadi tanda bahwa sektor DeFi dan blockchain masih menghadapi tantangan dalam mempertahankan stabilitas dan pertumbuhan.
Pengguna masih bisa menarik asetnya dari platform Bunni hingga pemberitahuan lebih lanjut, dan sisa dana di kas akan didistribusikan kepada pemegang token. Tim Bunni juga bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mencoba memulihkan dana yang hilang, meski mereka sendiri tidak menerima sebagian dana kas yang tersisa.
Analisis Ahli
Andreas M. Antonopoulos
Pengalaman Bunni menunjukkan bahwa inovasi dalam DeFi harus selalu diimbangi dengan audit keamanan yang mendetail untuk mencegah kerugian besar yang merusak ekosistem.Vitalik Buterin
Penting bagi proyek DeFi untuk mempertimbangkan desain protokol yang tahan gagal dan memiliki mekanisme pemulihan agar tidak berhenti total saat terjadi serangan.