Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Token KDA Anjlok Setelah Perusahaan Kadena Umumkan Penutupan Operasi

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
22 Okt 2025
66 dibaca
2 menit
Token KDA Anjlok Setelah Perusahaan Kadena Umumkan Penutupan Operasi

Rangkuman 15 Detik

Kadena telah mengumumkan penutupan operasionalnya, tetapi jaringan blockchain akan tetap berfungsi.
KDA token mengalami penurunan drastis di pasar setelah pengumuman tersebut.
Layanan perdagangan KDA di Bybit dan OKX akan dihentikan dalam waktu dekat.
Kadena, yang didirikan pada tahun 2020 oleh mantan eksekutif JP Morgan, merupakan proyek blockchain yang berfokus pada pasar bisnis dan menggunakan teknologi proof-of-work. Namun, perusahaan di balik jaringan ini baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan semua aktivitas bisnis dan perawatan aktif terhadap jaringan Kadena. Setelah pengumuman ini, harga token KDA langsung turun tajam lebih dari 65% dalam satu hari dan kini berada di harga sekitar 0,072 dolar AS. Hal ini membuat nilai token KDA turun hampir 99,7% dibandingkan harga puncaknya pada tahun 2021 yang mencapai 27,64 dolar AS. Beberapa bursa kripto besar seperti Bybit dan OKX segera merespons dengan mulai menghapus layanan perdagangan dan dukungan token KDA. OKX bahkan sudah menangguhkan deposit dan berencana menghapus trading KDA sepenuhnya sebelum menonaktifkan penarikan pada awal 2026. Bybit juga telah mengakhiri layanan pinjam-meminjam dan akan menghentikan kontrak perdagangan abadi untuk KDA. Walaupun perusahaan Kadena berhenti beroperasi, jaringan blockchain Kadena diyakini masih berjalan secara terdesentralisasi menggunakan mekanisme proof-of-work yang diatur oleh para penambang dan pengelola smart contract mandiri. Para pengembang juga berencana merilis pembaruan agar jaringan tetap berfungsi tanpa keterlibatan langsung dari perusahaan. Kisah Kadena mengingatkan pada tantangan besar startup blockchain yang berusaha menawarkan solusi baru di pasar yang sudah sangat kompetitif. Meski teknologi mereka canggih, kelemahan dalam menjaga kelangsungan organisasi bisnis akhirnya berujung pada penurunan nilai investasi dan kehilangan kepercayaan pasar.

Analisis Ahli

Andreas Antonopoulos
Penutupan perusahaan tidak berarti jaringan mati; ini adalah bukti kekuatan blockchain yang terdesentralisasi, meski tanpa dukungan penuh organisasi awal dapat berisiko stagnasi.
Vitalik Buterin
Kegagalan Kadena menunjukkan bahwa teknologi saja tidak cukup tanpa komunitas dan adopsi nyata, apalagi dalam menghadapi kompetisi Ethereum dan Bitcoin.