Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Oracle Tembus Kenaikan Saham 74% Berkat Kepemimpinan Infrastruktur AI

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (5mo ago) artificial-intelligence (5mo ago)
20 Okt 2025
260 dibaca
2 menit
Oracle Tembus Kenaikan Saham 74% Berkat Kepemimpinan Infrastruktur AI

Rangkuman 15 Detik

Oracle menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam sektor AI dan infrastruktur cloud.
G42 dan mitranya sedang membangun infrastruktur AI besar di UAE dengan kolaborasi dari perusahaan teknologi terkemuka.
Target ambisius Oracle untuk pendapatan dan EPS di masa depan mencerminkan kepercayaan mereka dalam pertumbuhan sektor AI.
Sejak awal tahun, saham Oracle melonjak sebesar 74% setelah perusahaan berhasil menggeser fokusnya menjadi pemimpin dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan. Hal ini didukung oleh proyek ambisius yang sedang dijalankan oleh G42 di Uni Emirat Arab, bekerja sama dengan Oracle dan berbagai perusahaan besar lain seperti OpenAI, Nvidia, dan Cisco. Proyek Stargate di Abu Dhabi adalah salah satu infrastruktur AI terbesar dengan kapasitas hingga 1GW, yang diharapkan selesai pada tahun 2026. Langkah strategis ini menunjukkan betapa seriusnya upaya kolaborasi global dalam mengembangkan teknologi AI yang akan menjadi tulang punggung kebutuhan digital masa depan. Oracle juga meluncurkan tiga agen AI baru yang tersedia di Marketplace Fusion Applications, yang membantu mengotomatisasi berbagai proses bisnis seperti peninjauan kontrak antar perusahaan dan pembuatan order penjualan. Langkah ini memperlihatkan komitmen Oracle untuk mempermudah penggunaan AI dalam operasi perusahaan sehari-hari. Dalam laporan keuangan terbaru mereka, Oracle mencatat pendapatan sebesar 14,9 miliar USD yang naik 12% dari tahun sebelumnya, meskipun laba bersihnya sedikit menurun menjadi 2,927 miliar USD. Pendapatan dari layanan database multicloud Oracle tumbuh sangat signifikan, mencapai 1.529% secara tahunan, yang menjadi pendorong utama pendapatan Oracle. Analis dari Bank of America optimis dengan prospek Oracle, menilai target pendapatan 225 miliar USD dan laba per saham sebesar 21 USD pada 2030 sangat mungkin tercapai. Meski ada tantangan dari persaingan dan penurunan belanja perangkat lunak, Oracle diprediksi akan terus menjadi pemain kunci dalam industri AI dan cloud.

Analisis Ahli

Brad Sills
Target pendapatan dan EPS Oracle sangat ambisius namun bisa dicapai mengingat modal margin yang sehat dan ekspektasi pertumbuhan multi-cloud yang sangat tinggi.