Target Luar Biasa Oracle di AI Cloud: Peluang dan Risiko Investasi Besar
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
19 Okt 2025
235 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Oracle memiliki target ambisius untuk pertumbuhan pendapatan dan laba hingga 2028.
Kemitraan dengan perusahaan besar seperti Meta, AMD, dan IBM menunjukkan komitmen Oracle dalam pengembangan AI.
Investor perlu waspada terhadap risiko operasional yang terkait dengan komitmen modal yang besar.
Oracle baru saja mengadakan acara Financial Analyst Day dan AI World yang memaparkan rencana ambisius mereka untuk mencapai pendapatan 99,5 miliar dolar AS dan laba 25,3 miliar dolar AS pada tahun 2028. Target ini didorong oleh pertumbuhan pesat di segmen infrastruktur cloud yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI), dengan fokus pada kontrak dan teknologi AI skala besar.
Perusahaan menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah raksasa teknologi seperti Meta, AMD, dan IBM. Salah satu produk unggulan yang diumumkan adalah peluncuran OCI A4 compute shapes dengan prosesor AmpereOne M yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan AI dan memberikan kinerja inferensi yang lebih baik dengan biaya lebih efisien.
Meskipun begitu, investor dihadapkan pada kekhawatiran karena Oracle mengeluarkan pengeluaran modal yang sangat tinggi dan saat ini masih mengalami arus kas bebas negatif. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah perusahaan dapat mempertahankan profitabilitas jangka pendek sembari memenuhi komitmen besar mereka dalam kontrak AI yang bernilai miliaran dolar.
Oracle juga menyoroti catatan kewajiban kinerja (performance obligations) mereka yang saat ini mencapai lebih dari 500 miliar dolar AS, menunjukkan backlog kontrak yang sangat besar. Kesuksesan perusahaan kini ditentukan oleh seberapa cepat dan efektif mereka dapat mengeksekusi kontrak ini menjadi pendapatan dan laba.
Investor yang ingin memiliki saham Oracle disarankan untuk tetap memantau perkembangan eksekusi kesepakatan AI multi-miliar dolar di tengah persaingan ketat dengan hyperscaler lainnya dan risiko operasional dari ekspansi kapasitas yang agresif. Berbagai perkiraan nilai wajar saham Oracle berkisar dari 166,28 hingga 344,07 dolar AS per saham, menawarkan potensi kenaikan sekitar 18% dari harga saat ini.
Analisis Ahli
Mary Meeker (Investor Teknologi)
Oracle memiliki potensi besar untuk bersaing di sektor AI cloud, namun harus dikelola dengan hati-hati agar pengeluaran modal tidak membebani kinerja keuangan jangka pendek.Satya Nadella (CEO Microsoft)
Kemitraan dan inovasi teknologi seperti milik Oracle penting untuk ekosistem AI secara umum, tetapi persaingan dengan hyperscaler besar memerlukan efisiensi dan kecepatan implementasi yang tinggi.