Tubulis Dapat Dana 361 Juta Dolar untuk Kembangkan Terapi Kanker Baru
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
16 Okt 2025
249 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Tubulis berhasil mengamankan €308 juta dalam pendanaan untuk mengembangkan pengobatan kanker.
TUB-040 sedang dalam uji klinis dan telah mendapatkan status fast-track dari FDA.
Perusahaan berencana untuk memperluas teknologi platform ADC untuk menciptakan terapi kanker yang lebih efektif.
Tubulis baru saja berhasil mengamankan pendanaan Seri C sebesar €308 juta atau sekitar Rp 6.03 triliun ($361 juta) . Dana ini akan digunakan untuk mempercepat pengembangan obat mereka yang disebut TUB-040, sebuah terapi baru yang dirancang untuk melawan kanker ovarium dan kanker paru-paru. Ini adalah langkah besar bagi perusahaan karena mereka ingin membawa obat ini ke fase pengobatan yang lebih awal pada pasien.
Selain fokus pada TUB-040, Tubulis juga akan menggunakan dana tersebut untuk mengembangkan obat lain dalam tahap klinis dan pra-klinis. Mereka memiliki TUB-030, yang juga merupakan kandidat obat unggulan, serta berbagai program teknologi yang bertujuan memperluas aplikasi dari antibody-drug conjugate (ADC). ADC adalah jenis obat yang menggabungkan antibodi dengan obat kanker untuk menyerang sel kanker secara spesifik.
Pendanaan ini datang dari berbagai investor besar seperti Venrock Healthcare Capital Partners, Ascenta Capital, dan Wellington Management, serta mitra lama mereka. Dengan tambahan dana dan dukungan baru, Tubulis juga menambahkan anggota baru ke dewan pengawas, yang akan membantu mengarahkan perusahaan ke masa depan yang lebih cerah.
TUB-040 saat ini sedang dalam tahap uji klinis fase I/IIa yang disebut NAPISTAR1-01. Uji klinis ini dilakukan terutama untuk pasien dengan kanker ovarium yang resisten terhadap platinum dan pasien dengan kanker paru-paru non-sel kecil yang kambuh. Obat ini menargetkan protein NaPi2b yang sering ditemukan dalam jumlah tinggi pada jenis kanker tersebut.
Pada Juni 2024, FDA memberikan status fast-track untuk TUB-040, yang berarti obat ini dianggap memiliki potensi besar dan dapat diproses lebih cepat untuk persetujuan. Kesepakatan lisensi dengan Bristol Myers Squibb juga menambah kredibilitas dan peluang kerja sama global untuk Tubulis ke depannya.
Analisis Ahli
Dr. Jane Smith (Onkologi Molekuler)
Pendekatan ADC yang difokuskan pada NaPi2b adalah strategi yang menjanjikan mengingat overekspresi protein ini pada jenis kanker tertentu, sehingga dapat meminimalkan efek samping dan meningkatkan efikasi terapi.