AI summary
Trogenix berhasil mengumpulkan £70 juta untuk pengembangan terapi kanker. Pendekatan 'Trojan horse' memungkinkan pengobatan yang lebih selektif terhadap sel kanker. Trogenix menargetkan uji klinis pada glioblastoma dan kanker metastasis hati kolorektal. Trogenix, perusahaan biotek asal Skotlandia, berhasil mengumpulkan dana sebesar £70 juta atau $95 juta dalam putaran Seri A. Dana ini akan digunakan untuk mengembangkan terapi kanker inovatif yang menargetkan tumor padat, terutama glioblastoma, salah satu kanker otak paling agresif dan sulit diobati.Terapi utama Trogenix menggunakan platform yang disebut Odysseus, yang memanfaatkan synthetic super enhancers—elemen DNA yang hanya aktif dalam kondisi sel kanker—yang dipaketkan ke dalam virus Adeno-Associated Virus (AAV). Virus ini kemudian disuntikkan langsung ke tumor, menyerang kanker melalui mekanisme 'Trojan horse'.Pendekatan ini melibatkan dua payload terapi yang bekerja bersama; satu mengubah obat prodrug menjadi agen sitotoksik untuk membunuh sel kanker, sedangkan yang lain menghasilkan interleukin-12 (IL-12) guna merangsang sistem imun tubuh untuk melawan tumor.Investasi besar datang dari sejumlah investor, termasuk perusahaan farmasi Eli Lilly, firma modal ventura IQ Capital, serta institusi filantropis Cancer Research Horizons dan Brain Tumour Investment Fund. Mereka mendukung rencana Trogenix untuk mulai uji klinis pada kuartal pertama 2026 dengan fokus awal pada glioblastoma.Selain terapi glioblastoma, Trogenix juga merencanakan uji coba untuk kanker metastasis hati akibat kanker kolorektal dan jenis kanker agresif lainnya di masa depan. Langkah ini menunjukkan potensi teknologi mereka dalam menghadirkan terapi kanker yang lebih selektif dan efektif.
Pendekatan inovatif Trogenix menggunakan virus AAV dan synthetic super enhancers sangat berpotensi mengatasi keterbatasan terapi kanker saat ini, terutama untuk glioblastoma yang selama ini hampir tidak tersentuh oleh kemajuan terapeutik. Namun, keberhasilan klinis masih harus dibuktikan, mengingat kompleksitas tumor otak dan tantangan biologis yang melekat dalam pengiriman terapi viral.