Actithera Raih Dana Besar Kembangkan Terapi Kanker Radiopharmaceutical Baru
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
09 Jul 2025
48 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Actithera mendapatkan pendanaan besar untuk mengembangkan obat kanker berbasis radiopharmaceutical.
Target utama Actithera adalah fibroblast activation protein yang mendukung pertumbuhan tumor.
Industri radiopharmaceutical menunjukkan potensi penjualan yang besar, terbukti dari keberhasilan Novartis dan perusahaan lain dalam bidang ini.
Actithera adalah perusahaan bioteknologi yang bergerak di bidang radiopharmaceutical, obat kanker yang menggabungkan senyawa target dengan radioisotop untuk membunuh sel kanker secara tepat. Mereka baru saja mengumpulkan hampir 76 juta dolar dalam pendanaan Seri A untuk mengembangkan pipeline obat kanker mereka.
Pendanaan tersebut akan digunakan Actithera untuk memulai tahapan pengembangan klinis pada 2026, terutama fokus pada penanganan enzim yang dikenal sebagai fibroblast activation protein (FAP), yang biasa mendukung pertumbuhan tumor di dalam tubuh manusia.
Radiopharmaceutical menjadi populer setelah kesuksesan Novartis dengan obat Pluvicto, yang menghasilkan pendapatan lebih dari 1,3 miliar dolar pada 2025. Namun, teknologi ini juga memiliki tantangan seperti proses manufaktur yang kompleks dan masa aktif radioisotop yang terbatas.
Pendiri Actithera, Andreas Goutopoulos, menjelaskan bahwa obat mereka didesain supaya dapat menempel lebih lama di tumor dengan mengikat protein yang membantu pertumbuhan tumor, sehingga dapat menciptakan efek yang juga membunuh sel kanker sekitar secara lebih luas.
Investor seperti M Ventures dan Hadean Ventures melihat Actithera sebagai perusahaan dengan platform radiopharma yang terstruktur baik dan sangat memahami kebutuhan klinis dan biologi tumor, sehingga prospeknya cukup menjanjikan untuk dunia pengobatan kanker.
Analisis Ahli
Roger Franklin
Actithera merupakan salah satu platform radiopharma yang paling cerdas dan matang, menggabungkan desain molekuler yang pintar dengan pemahaman mendalam tentang biologi tumor dan kebutuhan klinis.