Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Setelah Turun 40%, Apakah Saham Figma Layak Dibeli Sekarang?

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
YahooFinance YahooFinance
09 Okt 2025
279 dibaca
2 menit
Setelah Turun 40%, Apakah Saham Figma Layak Dibeli Sekarang?

Rangkuman 15 Detik

Figma memiliki model bisnis yang menjanjikan dengan fokus pada kolaborasi tim.
Meskipun ada potensi pertumbuhan, keuangan Figma masih menunjukkan fluktuasi yang signifikan.
Sebelum berinvestasi, penting untuk menilai stabilitas dan profitabilitas perusahaan.
Figma, perusahaan software kolaborasi yang baru listing di bursa pada 31 Juli, awalnya mengalami lonjakan harga saham yang signifikan dari Rp 1.42 triliun ($85 m) enjadi hampir Rp 2.39 juta ($143) , namun kemudian turun tajam hampir 40% menjadi sekitar Rp 885.10 ribu ($53) . Hal ini memicu kekhawatiran investor tentang valuasi dan apakah saham ini merupakan investasi yang aman. Figma menawarkan solusi perangkat lunak yang memudahkan kerja tim terutama di bidang desain dan pengembangan web, dengan fitur kecerdasan buatan yang membantu pengguna dari berbagai latar belakang membuat konten dan aplikasi dengan mudah. Perusahaan ini bahkan telah digunakan oleh sebagian besar perusahaan terbesar dunia, yang menunjukkan potensi besar dalam pasar kolaborasi digital. Namun, dari sisi keuangan, Figma masih menghadapi tantangan. Pada kuartal terakhir, laba operasional hanya Rp 35.07 miliar ($2,1 juta) dari pendapatan Rp 4.17 triliun ($249,6 juta) , jauh menurun dibandingkan kuartal sebelumnya dengan laba Rp 662.99 miliar ($39,7 juta) . Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan perusahaan mempertahankan profitabilitas jangka panjang. Meski begitu, proyeksi tahun berjalan menunjukkan pendapatan akan tumbuh hingga Rp 17.03 triliun ($1,02 miliar) , naik 37% dari tahun sebelumnya, dengan laba operasional disesuaikan diperkirakan antara Rp 1.47 triliun ($88 juta) hingga Rp 1.64 triliun ($98 juta) . Ini memberikan harapan bahwa Figma masih dalam tahap pertumbuhan dan memiliki potensi meningkatkan kinerja keuangannya. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan menunggu beberapa kuartal untuk melihat kestabilan bisnis dan perbaikan keuangan. Dengan banyaknya kompetitor di bidang AI dan kolaborasi perangkat lunak, Figma perlu membuktikan kemampuannya bertahan dan meraih keuntungan yang konsisten agar sahamnya menjadi pilihan investasi yang menarik.